Notification

×

Iklan

Iklan

Jago di Rumah Orang! Wajah Oknum Suporter Tamu Perusak Stadion GBK Jepara Terekam Kamera

Jumat, 06 Maret 2026 | 11.34 WIB Last Updated 2026-03-06T04:47:33Z
Foto, edit AI, terekam kamera handphone saat perusakan fasilitas stadion Gelora Bumi Kartini Jepara oleh diduga suporter Persis Solo.



Queensha.id — Jepara,


Kericuhan yang terjadi usai pertandingan Derby Jawa Tengah antara Persijap Jepara melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) terus menjadi sorotan publik. Sejumlah foto yang beredar di media sosial memperlihatkan wajah-wajah oknum suporter tamu yang diduga terlibat dalam aksi perusakan fasilitas stadion.


Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat beberapa orang mencabut kursi stadion, melemparkannya ke arah tribun suporter tuan rumah, serta melakukan aksi provokasi yang memicu ketegangan di dalam stadion.


Peristiwa tersebut memancing kemarahan banyak pihak, terutama suporter Persijap Jepara yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk tidak menghormati tuan rumah.






Fasilitas Stadion Jadi Sasaran Perusakan

Berdasarkan berbagai dokumentasi yang beredar, sejumlah fasilitas di Stadion Gelora Bumi Kartini mengalami kerusakan. Kursi penonton yang menjadi bagian dari fasilitas stadion dicabut dan digunakan sebagai alat lempar.


Padahal stadion tersebut merupakan kebanggaan masyarakat Jepara dan menjadi simbol semangat olahraga daerah.


Aksi tersebut terjadi menjelang akhir pertandingan hingga setelah laga usai, saat situasi di tribun mulai memanas akibat saling ejek antar suporter.


Jejak Digital Tak Bisa Dihapus

Beredarnya foto dan video para pelaku di media sosial membuat banyak pihak meyakini bahwa identitas oknum suporter yang terlibat tidak akan mudah disembunyikan.


Sejumlah akun suporter bahkan menyebut bahwa dokumentasi tersebut bisa menjadi bukti awal bagi aparat untuk menelusuri pelaku perusakan fasilitas stadion.


“Jejak digital tidak bisa dihapus begitu saja. Siapa pun yang melakukan tindakan anarkis harus bertanggung jawab,” tulis salah satu akun komunitas suporter di media sosial.


Pernyataan Suporter Persijap Jepara

Menanggapi kejadian tersebut, perwakilan suporter Persijap Jepara menyampaikan pernyataan resmi yang berisi kekecewaan sekaligus imbauan agar kejadian serupa tidak terulang.


Suporter Persijap menegaskan bahwa mereka selalu berusaha menghormati tamu yang datang ke Jepara untuk menyaksikan pertandingan sepak bola.
Namun tindakan perusakan fasilitas stadion dinilai telah melampaui batas sportivitas dalam dunia sepak bola.


“Jepara selalu membuka diri bagi siapa pun yang datang mendukung timnya. Tapi datang sebagai tamu seharusnya menjaga sikap, bukan malah merusak fasilitas yang menjadi kebanggaan warga,” ujar salah satu perwakilan suporter Persijap.


Mereka juga meminta aparat keamanan menindak tegas pelaku perusakan agar menjadi pelajaran bagi semua pihak.


Imbauan Menjaga Sportivitas

Suporter Persijap Jepara juga mengajak seluruh pecinta sepak bola untuk menjaga sportivitas dan tidak terprovokasi oleh tindakan oknum yang dapat merusak citra sepak bola Indonesia.


Menurut mereka, rivalitas dalam pertandingan adalah hal wajar, tetapi tidak boleh berubah menjadi aksi anarkis yang merugikan banyak pihak.


“Sepak bola seharusnya menjadi hiburan rakyat, bukan ajang merusak fasilitas atau menciptakan permusuhan,” tegasnya.


Para suporter berharap kejadian ini menjadi momentum evaluasi bersama bagi semua pihak, baik klub, panitia pelaksana, maupun komunitas suporter, agar pertandingan sepak bola ke depan dapat berlangsung lebih aman dan bermartabat.


***
Tim Redaksi.