| Foto, rumah joglo di Jepara ludes terbakar. |
Queensha.id — Jepara,
Sebuah rumah joglo antik berbahan kayu jati tua di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, hangus terbakar pada Rabu (4/3/2026) siang. Bangunan tradisional yang diperkirakan bernilai miliaran rupiah itu tak mampu diselamatkan setelah api dengan cepat melahap seluruh bagian rumah.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Kobaran api pertama kali diketahui muncul dari sisi kiri bangunan sebelum kemudian membesar dan menyambar seluruh struktur joglo.
Saksi mata di lokasi, Rico (25), mengatakan api terlihat tiba-tiba membesar hanya dalam hitungan menit.
“Awalnya terlihat dari sisi kiri, apinya kecil, tapi langsung membesar dan menyambar ke semua bagian bangunan,” ujarnya di lokasi kejadian.
Kayu Jati Tua Jadi Pemicu Api Cepat Membesar
Material utama bangunan berupa kayu jati tua menjadi faktor utama cepatnya rambatan api. Struktur joglo yang mayoritas berbahan kayu kering membuat kobaran api sulit dikendalikan.
Dalam waktu singkat, bangunan yang dikenal memiliki nilai seni tinggi serta arsitektur tradisional khas Jawa itu rata dengan tanah. Seluruh isi rumah, termasuk perabot dan ornamen interior, dilaporkan tidak sempat diselamatkan.
Petugas segera mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran untuk mencegah api merambat ke rumah warga di sekitar lokasi.
Meski upaya pemadaman dilakukan secara maksimal, besarnya kobaran api membuat bangunan utama tidak dapat dipertahankan.
Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah mengingat tingginya nilai kayu jati tua serta nilai historis dan estetika rumah joglo tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran bersama warga masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Aparat kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, termasuk dugaan sumber api yang pertama kali muncul dari sisi kiri bangunan.
Bangunan Kayu Tradisional Rentan Kebakaran
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu kering yang mudah terbakar, terlebih di tengah cuaca panas dan angin kencang.
Kebakaran ini sekaligus menjadi pengingat bahwa rumah joglo bukan sekadar hunian, melainkan bagian dari warisan budaya yang membutuhkan perlindungan ekstra dari risiko bencana.
***
Tim Redaksi.