Notification

×

Iklan

Iklan

Jangan Asal Minum Saat Sahur! Ini 10 Minuman yang Bikin Puasa Kuat Sampai Magrib

Sabtu, 07 Maret 2026 | 20.11 WIB Last Updated 2026-03-07T13:12:55Z
Foto, kopi creamy rendah gula.


Queensha.id - Edukasi Kesehatan,


Sahur bukan hanya soal makanan, tetapi juga soal minuman yang tepat. Banyak orang menganggap minum apa saja sudah cukup, asalkan tenggorokan terasa basah sebelum waktu imsak. Padahal, pilihan minuman saat sahur sangat berpengaruh pada kekuatan tubuh menjalani puasa sepanjang hari.


Minuman yang salah justru bisa membuat tubuh cepat haus, lemas, bahkan memicu rasa tidak nyaman di perut. Sebaliknya, minuman yang tepat mampu membantu tubuh tetap terhidrasi, menjaga energi, dan menahan rasa lapar lebih lama hingga waktu berbuka tiba.


Para ahli gizi menyarankan agar minuman sahur tidak terlalu manis, tidak terlalu berat di lambung, dan mampu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Berikut 10 jenis minuman yang dinilai ideal untuk dikonsumsi saat sahur.



Pilihan paling sederhana namun paling penting adalah air putih hangat. Minuman ini membantu tubuh memulai hidrasi sebelum puasa dimulai dan membuat sistem pencernaan lebih siap menerima makanan.



Teh hangat dapat menjadi pilihan ringan yang menenangkan lambung. Sebaiknya diminum tanpa gula atau hanya sedikit pemanis agar tidak memicu rasa haus saat siang hari.



Jika ingin minuman yang sedikit lebih mengenyangkan, teh bisa dikreasikan menjadi teh creamy. Teksturnya lembut dan memberi sensasi kenyang lebih lama tanpa terasa berat di perut.



Pecinta kopi tetap bisa menikmati minuman favoritnya saat sahur. Namun konsumsinya sebaiknya tidak berlebihan dan dipilih versi rendah gula agar tubuh tidak cepat kehilangan cairan.



Susu hangat memberikan rasa kenyang tanpa membebani pencernaan. Minuman ini juga dapat membantu menjaga energi tubuh selama berpuasa.



Smoothies dari buah seperti pisang atau apel dapat menjadi pilihan sahur yang menyegarkan sekaligus bernutrisi. Namun teksturnya sebaiknya tidak terlalu kental agar mudah dicerna tubuh.



Minuman tradisional ini terkenal mampu menghangatkan tubuh dan membantu pencernaan. Wedang jahe juga cocok bagi orang yang sering merasa perut tidak nyaman saat sahur.



Air lemon hangat dapat memberi sensasi segar pada tubuh. Namun kadar asamnya perlu dijaga agar tetap aman bagi lambung.



Oat yang diolah menjadi minuman cair bisa memberikan rasa kenyang lebih lama. Kandungan seratnya juga membantu menjaga energi tubuh selama puasa.



Bagi yang ingin variasi rasa, cokelat hangat rendah gula bisa menjadi pilihan. Rasanya tetap nikmat tanpa meningkatkan risiko rasa haus saat siang hari.



Minuman dengan kadar gula tinggi memang terasa nikmat saat sahur, tetapi efeknya sering muncul beberapa jam kemudian. Kadar gula darah dapat naik dengan cepat lalu turun drastis, sehingga tubuh terasa lemas lebih awal.


Selain itu, beberapa minuman juga bersifat diuretik yang membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Jika dikonsumsi saat sahur, kondisi ini bisa membuat rasa haus datang lebih cepat.


Karena itu, minuman sahur sebaiknya memiliki rasa seimbang, tidak terlalu manis, cukup mengenyangkan, tetapi tetap ringan bagi pencernaan.


Memilih minuman yang tepat saat sahur bisa menjadi kunci agar tubuh tetap bertenaga dan puasa terasa lebih ringan hingga waktu berbuka tiba.


***
Tim Redaksi.