Queensha.id – Selebriti,
Nama Pinkan Mambo kembali menjadi sorotan publik di awal 2026. Mantan personel duo Ratu itu blak-blakan mengaku masih aktif mengamen dari kampung ke kampung hingga pinggir jalan, membawa speaker aktif dan kardus untuk menampung saweran. Langkah tersebut ia lakukan bukan semata mencari sensasi, melainkan sebagai cara bertahan hidup sekaligus mengumpulkan biaya pengobatan anaknya.
Pengakuan itu disampaikan Pinkan saat ditemui di Studio Rumpi: No Secret Trans Televisi, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026). Dengan nada santai, ia menceritakan rutinitasnya turun langsung ke jalan, menyanyi di hadapan warga yang kebetulan melintas atau berkumpul.
“Aku jalan-jalan bawa speaker. Nanti orang seikhlasnya masukin ke kardus. Kalau dapat saweran gede, aku maju lagi ke pelosok,” ujarnya, dikutip dari berbagai sumber.
Langkah Pinkan kembali mengamen menjadi perbincangan luas di media sosial. Sebagian publik melihatnya sebagai simbol perjuangan seorang ibu, sementara yang lain menilai langkah tersebut sebagai strategi konten sekaligus bertahan di tengah tekanan ekonomi. Namun bagi Pinkan, aktivitas itu adalah realitas yang harus dijalani.
Ia tak menampik bahwa dunia hiburan tak lagi seindah masa kejayaannya bersama Ratu. Namun ia memilih tetap bergerak, memanfaatkan apa yang dimiliki: suara, keberanian tampil, dan kemampuan membangun perhatian publik.
Tak hanya mengamen, Pinkan juga mencoba membangun usaha kecil. Ia mengaku tengah merintis bisnis donat yang diharapkan menjadi fondasi untuk usaha lain. Dalam tiga tahun ke depan, ia bermimpi membuka toko pakaian, salon, hingga properti seperti apartemen dan hotel.
“Aku lagi bangun semuanya pelan-pelan. Donat ini awalnya. Nanti bisa ke mana-mana,” katanya.
Rencana lainnya terbilang tak biasa: membuka jasa cuci mobil di kawasan Bumi Serpong Damai dengan modal sekitar Rp3 juta. Ia bahkan berencana turun langsung mencuci mobil sambil membuat konten digital.
“Aku sendiri yang akan nyuci mobil sekalian ngonten. Itu bakal viral kedua nanti,” ucapnya penuh percaya diri.
Di balik berbagai aktivitas tersebut, Pinkan menghadapi tantangan besar yakni biaya pengobatan anaknya, Luke, yang mengidap lemah otot jantung. Luke sempat menjalani perawatan di rumah sakit Singapura dengan biaya mencapai Rp1 miliar. Meski demikian, Pinkan menyebut biaya itu mendapat potongan dan dapat dicicil harian.
“Habis Rp1 miliar tapi didiskon, bisa dicicil satu harinya Rp1,5 juta. Orang bilang cuma orang kaya yang bisa berobat di Singapura, aku selalu bilang aku orang kaya, ya kaya doa,” tuturnya.
Kisah Pinkan menjadi potret kompleks kehidupan selebritas yang pernah berada di puncak popularitas. Dari panggung besar hingga mengamen di jalan, ia memilih tetap berdiri dan berjuang, terutama demi kesehatan anaknya.
Di tengah sorotan publik, Pinkan Mambo kini bukan sekadar penyanyi yang kembali viral. Ia menjadi simbol ketahanan, kontroversi, sekaligus realitas keras dunia hiburan yaitu bahwa ketenaran bisa berubah, namun perjuangan seorang ibu untuk anaknya tak pernah berhenti.
***
Tim Redaksi.