Notification

×

Iklan

Iklan

Backheel Ze Valente Bikin Mandala Krida Bergemuruh! PSIM Berbalik Unggul atas Persijap di Laga Sengit

Rabu, 11 Maret 2026 | 22.58 WIB Last Updated 2026-03-11T16:08:17Z
Foto, pemain sepakbola Persijap Jepara vs PSIM Yogyakarta di stadion Mandala Krida, Yogyakarta.




Queensha.id — Yogyakarta,


Pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara berlangsung sengit dan penuh dinamika di Stadion Mandala Krida, Rabu (11/3/2026). Dalam tempo permainan yang tinggi, tiga gol langsung tercipta sejak babak pertama.


Persijap lebih dulu mencuri keunggulan melalui Borja Martinez yang memaksimalkan umpan matang dari Diogo Brito. Gol tersebut membuat tim berjuluk Laskar Kalinyamat unggul 0-1 di awal pertandingan.


Tuan rumah tidak tinggal diam. Pada menit ke-16, Emmanuel Vidal berhasil menyamakan kedudukan. Gol tersebut tercipta setelah ia menerima assist dari Rafinha Abiyoso, sehingga skor berubah menjadi 1-1.


Memasuki menit ke-36, PSIM kembali mendapatkan peluang melalui tendangan bebas yang dieksekusi Ze Valente. Sepakan gelandang asal Portugal tersebut mengarah ke gawang, namun masih terlalu lemah sehingga dapat diamankan dengan mudah oleh kiper Persijap, Adriansyah.


Hanya berselang satu menit kemudian, PSIM berhasil membalikkan keadaan. Pada menit ke-37, Abiyoso kembali menunjukkan kelincahannya dengan menusuk dari sisi sayap kiri sebelum melepaskan umpan silang ke depan gawang.


Bola sempat menimbulkan kemelut di area kotak penalti Persijap sebelum memantul dan jatuh tepat di kaki Ze Valente. Tanpa memutar badan, ia dengan cerdik mengarahkan bola menggunakan backheel yang mengecoh Adriansyah.
Gol indah tersebut membawa PSIM berbalik unggul 2-1 atas Persijap dan membuat stadion bergemuruh oleh sorakan suporter tuan rumah.


Pertandingan yang dipimpin wasit Rohaendii N ini sejauh ini berlangsung terbuka. Statistik penguasaan bola menunjukkan keseimbangan kekuatan kedua tim, yakni 50 persen untuk PSIM dan 50 persen untuk Persijap.


Duel panas ini pun menandakan kedua tim tampil dengan determinasi tinggi untuk mengamankan kemenangan di laga penting tersebut. Hingga babak pertama berakhir, intensitas pertandingan tetap tinggi dengan jual beli serangan dari kedua kubu.


***
Tim Redaksi.
(Rabu, 11 Maret 2026)