Notification

×

Iklan

Iklan

Sempat Numpang Istirahat di Teras Rumah Warga, Pria Asal Platar Jepara Ditemukan Meninggal Dunia di Troso

Minggu, 08 Maret 2026 | 14.30 WIB Last Updated 2026-03-08T07:31:50Z

Foto, seseorang ditemukan meninggal dunia oleh warga setempat, di Desa Troso, kecamatan Pecangaan, Jepara.


Queensha.id – Jepara,


Suasana pagi di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara mendadak geger setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia di teras rumah warga, Minggu pagi (8/3/2026).


Korban diketahui bernama Muslimin (54), warga Desa Platar RT 01 RW 01, Kecamatan Tahunan, Jepara. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di teras rumah milik seorang warga di RT 07 RW 01 Desa Troso.


Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga sekitar, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu pemilik rumah melihat sebuah sepeda motor terparkir di depan rumahnya melalui jendela.


Karena teras rumah tersebut kerap digunakan orang yang melintas untuk sekadar beristirahat, pemilik rumah tidak menaruh kecurigaan dan tetap melanjutkan aktivitasnya mencuci pakaian di dalam rumah.


Setelah selesai mencuci, pemilik rumah keluar untuk menjemur pakaian di depan rumah. Namun ia masih belum menyadari bahwa pria yang berada di teras rumahnya tersebut telah meninggal dunia.


Sekitar pukul 09.00 WIB, dua warga sekitar yang berada tidak jauh dari lokasi, yakni Iwan Setiawan (34) dan Supiyono (56), melihat tubuh korban tergeletak di teras. Keduanya kemudian mendekat untuk memeriksa kondisi pria tersebut.
Saat diperiksa, korban diketahui sudah tidak bernyawa. Kejadian tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.



Petugas dari Polsek Pecangaan bersama tim medis dari Puskesmas Pecangaan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.


Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun luka yang mengarah pada dugaan penganiayaan.


“Dari hasil pemeriksaan dokter tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat benda tumpul maupun indikasi penganiayaan pada tubuh korban,” ungkap pihak kepolisian.


Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit maag dan kerap mengonsumsi obat untuk meredakan keluhan tersebut.


Peristiwa ini sempat menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi kejadian. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian dibawa untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak keluarga.


Kepolisian memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan saat sedang beristirahat di teras rumah warga.


Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah.



***
Wartawan: Aris Bayu Sasongko.
Tim Redaksi.