Foto, tangkap layar dari unggahan akun Facebook Lintas Berita Jepara, turnamen sepakbola Ulil Albab Cup di lapangan Desa Tahunan, kecamatan Tahunan, Jepara. |
Queensha.id - Jepara,
Gelaran turnamen sepak bola Ulil Albab Cup di Lapangan Desa Tahunan, Kabupaten Jepara, Selasa (26/8/2025), berakhir ricuh. Video keributan tersebut bahkan viral di media sosial dengan narasi “Ulil Albab Cup Memakan Korban, Liga Tarkam RW di Tahunan Kabarnya Dihentikan”.
Namun, panitia penyelenggara menegaskan bahwa kericuhan bukan karena rivalitas tim semata, melainkan ulah sejumlah penonton yang datang dalam kondisi mabuk.
Kronologi Kericuhan
Salah satu panitia yang dihubungi LBJ melalui sambungan WhatsApp pada Rabu (27/8/2025) malam, mengungkapkan bahwa sebelum insiden, beberapa penonton telah menenggak minuman beralkohol dari rumah.
“Minum minuman keras dari rumah, sampai lapangan sudah mabuk,” ungkapnya.
Kericuhan bermula ketika seorang pemain jatuh tersungkur dalam duel udara. Wasit dinilai lalai karena tidak menghentikan pertandingan, sementara bola terus bergulir ke tengah lapangan.
“Lagi beradu bola udara, salah satu pemain jatuh tersungkur, tidak bangkit lagi. Wasit kurang memperhatikan karena bola ke tengah. Itulah yang membuat tim protes dan suporter gelap mata,” jelas panitia.
Protes yang dilayangkan tim memancing emosi suporter. Dalam hitungan menit, sebagian penonton masuk ke lapangan dan adu mulut tak terelakkan. Situasi pun berubah ricuh hingga pertandingan terpaksa dihentikan.
Pertandingan Dihentikan Sementara
Menyikapi insiden tersebut, panitia memutuskan menghentikan sementara jalannya turnamen selama tiga hingga empat hari ke depan.
“Kami sudah koordinasi dengan sejumlah pihak. Semoga pertandingan bisa kembali berjalan dengan aman,” tegasnya.
Panitia juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi. Mereka berjanji akan memperketat pengawasan penonton agar insiden serupa tidak terulang.
***
Jepara, 27 Agustus 2025
Sumber: LBJ,Libraja