Queensha.id — Jepara,
Aroma durian berkualitas kini tak hanya merebak di kebun-kebun Jepara, tetapi juga dari sebuah rumah sederhana di Desa Pecangaan Kulon. Di sanalah Budi Mulyo, pengrajin ukir miniatur yang dikenal dengan sapaan Budi Miniatur, menapaki jalur rezeki lain yakni menjadi penjual durian pilihan dengan cita rasa premium.
Tanpa harus meninggalkan rumah, pecinta durian dapat menikmati buah unggulan khas Jepara dengan menghubungi langsung Budi di nomor 082322922170, atau datang ke kediamannya di RT 02 RW 02 Desa Pecangaan Kulon, Kabupaten Jepara. Praktis, personal, dan terjamin kualitasnya.
Sudah tiga tahun terakhir, Budi “nyambi” berjualan durian di sela kesibukannya mengukir. Namun, usaha sampingan ini justru berkembang pesat. Ia hanya mengambil durian dari saudara dan tetangga terdekat demi menjaga mutu dan kepercayaan pelanggan.
“Awalnya banyak teman dari luar kota minta dicarikan durian Jepara yang enak dan tidak zonk. Dari situ saya serius menekuni,” ujar Budi saat ditemui di Festival Buah Eksotis Jepara 2026 di Alun-alun Jepara, Sabtu (17/1/2026).
Keahlian Budi dalam memilih durian bukan sekadar coba-coba. Sejak kecil gemar menyantap durian, ia mengaku mampu menakar kualitas buah hanya dari bau, warna kulit, bentuk, gagang, berat, hingga suara saat dipukul. Insting itu membuat pelanggan dari Jabotabek rutin memesan setiap musim panen, bahkan meminta pengiriman khusus.
Soal harga, Budi menegaskan fleksibel dan menyesuaikan kualitas rasa serta ukuran buah. Untuk wilayah Jepara dan Pecangaan, ia bahkan siap mengantar langsung ke rumah pembeli. Dari usaha ini, ia mengaku memperoleh tambahan penghasilan yang cukup signifikan.
Namun, Budi bukan sekadar pedagang durian. Ia merupakan anggota aktif Paguyuban Pengukir Sungging Prabangkara Jepara dan dipercaya sebagai instruktur kelas Pelajar Mengukir. Di sisi lain, ia juga dikenal luas sebagai aktivis disabilitas yang konsisten menebarkan semangat kemandirian.
Kiprah Budi menjadi bukti bahwa kreativitas dan kerja keras mampu membuka banyak pintu rezeki. Dari pahat ukir hingga durian unggulan, jejak langkahnya kini menjadi sumber motivasi bagi komunitas disabilitas dan masyarakat luas untuk terus melangkah optimistis, tanpa menyerah pada keterbatasan.
***
Sumber: Hadepe/SB.
Tim Redaksi.