Notification

×

Iklan

Iklan

Libur Kompak! Ibu-Ibu KB Paud Ratu Shima Suwawal Serbu Wana Wisata Sreni Indah Jepara

Minggu, 18 Januari 2026 | 20.40 WIB Last Updated 2026-01-18T13:50:12Z
Foto, para ibu dan anak dari murid sekolah KB Paud Ratu Shima Suwawal, Mlonggo, Jepara saat weekend di Wana Wisata Sreni Indah, Jepara.



Queensha.id — Jepara,


Libur Minggu tak selalu harus diisi dengan perjalanan jauh atau destinasi mahal. Bagi sekelompok keluarga muda di Jepara, kebahagiaan justru lahir dari kesederhanaan, kebersamaan, dan tawa anak-anak yang tulus.


Berawal dari rumah pasangan suami istri Heri Purnomo dan Diah Ayu Novitasari, warga Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari, sebuah pertemuan hangat digelar pada Minggu (18/1/2026).


Pasangan ini memiliki putri, Myesha Lituhayu Maharani, yang akrab disapa Mecca. Momen libur dimanfaatkan untuk mengundang teman-teman dekat dalam acara kecil-kecilan: bakar ayam dan sosis di halaman rumah.


Sejumlah keluarga hadir bersama anak-anak mereka. Di antaranya Azizah bersama putranya Ravin, Elisa Fitriana Prihandari dengan putri kecilnya Arshyla Quinnsha Qiana Qalesya (Achio), Fitri bersama Izqian, serta Faizah dengan Zahfran. 


Meski berangkat sejak pukul 10.00 WIB, rombongan baru tiba sekitar pukul 12.00 WIB akibat harus memutar arah karena jembatan rusak di wilayah setelah Desa Ngasem, Kecamatan Batealit.


“Tadi sempat mutar balik karena ada jembatan rusak. Lumayan bikin waktu perjalanan molor,” ujar Vico Rahman, ayah Arshyla, sambil tersenyum.


Keterlambatan tak mengurangi keceriaan. Setelah seluruh rombongan tiba, suasana langsung mencair. Anak-anak bermain, orang tua berbincang, sementara aroma ayam dan sosis bakar menguar di udara. Canda, tawa, dan obrolan ringan mengalir tanpa sekat.


Sekitar pukul 14.00 WIB, lima keluarga ini melanjutkan kebersamaan dengan berwisata ke Wana Wisata Sreni Indah, yang masih berada di Desa Bategede. Di lokasi wisata bernuansa alam tersebut, anak-anak tampak antusias melihat rusa, monyet, dan berbagai hewan lainnya.




Mereka juga bergantian memberi makan, meski momen haru sempat terjadi ketika Arshyla menangis ketakutan melihat monyet yang cukup agresif.


Usai menenangkan sang anak, keceriaan kembali hadir saat mereka berfoto bersama patung-patung dinosaurus yang menjadi ikon wisata tersebut. Rencana naik ke dataran yang lebih tinggi akhirnya diurungkan karena hujan, udara dingin, dan kondisi licin.


Musim hujan memang udaranya lebih dingin. Saya saja sampai kedinginan,” ujar Heri Purnomo, Minggu (18/1).


Meski sederhana, momen itu terasa lengkap. Mereka mengabadikan kebersamaan dengan berfoto masing-masing keluarga dan foto bersama di depan tulisan besar Wana Wisata Sreni Indah.


“Berwisata itu nggak harus jauh-jauh, apalagi sekarang musim hujan. Banyak daerah di Jepara yang rawan banjir dan longsor. Yang penting bisa kumpul, silaturahmi, dan anak-anak senang,” kata Vico Rahman.




Diketahui, anak-anak dari keluarga tersebut merupakan murid KB PAUD Ratu Shima Suwawal, Mlonggo, Jepara. Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan para orang tua murid di luar lingkungan sekolah.


Menjelang sore, udara yang semakin dingin membuat rombongan merasa lapar. Mereka pun singgah di warung jajanan dan minuman di area wisata. Teh hangat, jajanan sederhana, dan obrolan santai menutup hari dengan rasa hangat di hati.


Tak ada kemewahan, tak ada perjalanan jauh. Yang tersisa adalah tawa anak-anak, kekompakan orang tua, dan kebahagiaan sederhana yaitu bukti bahwa kebersamaan adalah destinasi terbaik.


***