Queensha.id – Purwodadi,
Industri dangdut Tanah Air kembali mencatat kebangkitan nama muda yang tak sekadar viral, tetapi menjanjikan keberlanjutan karier. Siska Amanda, penyanyi asal Purwodadi, Jawa Tengah, kian menegaskan eksistensinya lewat lagu Mangan Ra Njaluk Kowe, sebuah karya yang memuat kejujuran rasa dan kedewasaan emosi di usia yang masih belia.
Dikenal memiliki karakter vokal lembut namun tegas, Siska Amanda bukan nama asing bagi penikmat dangdut koplo. Sejumlah lagunya seperti Ilmu Padi, Hati Siapa Tak Luka, hingga Mangan Ra Njaluk Kowe berhasil menarik perhatian publik karena lirik yang membumi dan pembawaan yang tulus.
Lahir pada 19 Februari 2003, perjalanan Siska dimulai dari panggung-panggung desa bersama Orkes GG Musik. Jalur ini menjadi fondasi kuat yang menempa mental dan musikalitasnya. Titik balik kariernya datang ketika lagu Ora Iso, hasil kolaborasi dengan Miqbal GA, meledak di media sosial dan meraih jutaan penayangan. Sejak saat itu, nama Siska Amanda mulai diperhitungkan sebagai pendatang baru yang serius di belantika dangdut nasional.
Dari Lokal ke Nasional
Popularitas Siska kian menanjak pada 2023. Lagu Dadi Siji menyusul sukses Ora Iso dan mempertegas basis penggemarnya yang nyata, bukan sekadar angka.
Pada 2024, video klip Suratan yang dirilis di kanal YouTube Muara Bintang kembali memperkuat posisinya. Penampilannya dengan gaun merah bersama Orkes Bintang Fortuna menuai pujian atas kualitas vokal dan kematangan performa panggung.
Kuat di Panggung, Cerdas di Medsos
Di era digital, Siska Amanda memahami bahwa panggung tak lagi hanya berada di depan penonton langsung. Lewat TikTok @aslisiska dan Instagram @siskaamandaa_, ia membangun kedekatan dengan penggemar melalui konten yang ringan, autentik, dan konsisten. Strategi ini membuatnya relevan di kalangan muda tanpa kehilangan akar dangdutnya.
Lebih dari Sekadar Viral
Pengamat musik menilai Siska Amanda memiliki keunggulan pada keberlanjutan karier. Karakter vokalnya yang fleksibel membuatnya cocok membawakan lagu koplo enerjik hingga dangdut bernuansa melankolis. Penampilannya yang sederhana namun berkarakter menjadikannya mudah diterima lintas generasi.
Lewat Mangan Ra Njaluk Kowe, Siska tak hanya menyanyi, tetapi menyampaikan perasaan yang dekat dengan realitas banyak orang. Ia menjadi potret generasi baru dangdut Indonesia: berbakat, melek digital, dan paham membaca zaman.
Dari Purwodadi, suara Siska Amanda kini terus menggema ke berbagai panggung nasional. Dengan konsistensi karya dan kedekatan dengan penggemar, perjalanan kariernya tampak masih panjang dan baru saja dimulai.
***
Tim Redaksi.