Notification

×

Iklan

Iklan

Banjir Langganan di Ujung Pandan Tak Kunjung Usai, Warga Minta Pemkab Jepara Turun Tangan

Senin, 09 Februari 2026 | 11.13 WIB Last Updated 2026-02-09T04:15:08Z
Foto, situasi banjir di wilayah Desa Ujung Pandan, kecamatan Welahan, Jepara.


Queensha.id — Jepara,


Warga Desa Ujung Pandan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, kembali mengeluhkan banjir yang terus berulang setiap kali hujan turun. Kondisi ini paling parah dirasakan di Dukuh Jung Pandan RT 6 RW 2, di mana genangan air kerap masuk ke permukiman warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari.


Seorang warga berinisial H menyampaikan bahwa persoalan banjir tersebut bukan kejadian baru. 


Menurutnya, warga sudah bertahun-tahun menghadapi situasi serupa tanpa ada solusi nyata dari pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten.


“Pemerintah desa sudah mengetahui masalah ini, tapi tidak ada solusi. Kami mohon Pemkab Jepara segera turun tangan,” kata H kepada wartawan, Senin (9/2).


Ia menjelaskan, setiap hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, air cepat meluap dan menggenangi jalan serta rumah warga. Selain merusak fasilitas lingkungan, genangan air juga dikhawatirkan memicu penyakit serta menghambat aktivitas ekonomi warga.


Warga menduga banjir dipicu oleh saluran drainase yang tidak memadai dan pendangkalan aliran air di sekitar permukiman. Mereka berharap ada langkah konkret, seperti normalisasi saluran, pembangunan drainase baru, atau penanganan terpadu agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.


Kondisi ini membuat masyarakat merasa kurang mendapat perhatian. Mereka berharap pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Jepara dapat melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat dampak yang dirasakan warga.


Selain itu, warga juga meminta adanya perencanaan jangka panjang agar persoalan banjir tidak hanya ditangani secara sementara. Penanganan yang menyeluruh dinilai penting agar warga dapat menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman tanpa dihantui genangan air setiap kali hujan turun.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penanganan banjir di wilayah tersebut. Warga berharap keluhan mereka segera mendapat respons dan tindakan nyata dari pemerintah daerah.



***
Wartawan: Yuda AA.
Tim Redaksi.