Notification

×

Iklan

Iklan

HRV Merah Milik Biduan Jepara Digondol Maling, Aksi Terekam CCTV Bikin Warga Pakis Aji Resah

Senin, 16 Februari 2026 | 18.57 WIB Last Updated 2026-02-16T11:58:14Z
Foto, tangkap layar dari video unggahan di YouTube.




Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali menggegerkan warga Kabupaten Jepara. Kali ini, mobil Honda HRV merah milik biduan senior asal Jepara, Moza Paloza, dilaporkan hilang digondol pencuri pada Senin (16/2/2026) dini hari.


Peristiwa tersebut terjadi di kediaman korban di Desa Slagi, Kecamatan Pakis Aji. Berdasarkan keterangan yang dihimpun dan rekaman kamera pengawas (CCTV), aksi pencurian berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB saat suasana lingkungan masih sepi dan warga terlelap.


Mobil Honda HRV berwarna merah dengan nomor polisi K 1631 IQ itu sebelumnya diparkir di area rumah. Pelaku diduga berhasil membobol kendaraan dan membawanya kabur tanpa diketahui pemilik.


Pelaku Terekam Kamera Pengawas

Rekaman CCTV di sekitar lokasi memperlihatkan detik-detik aksi pencurian. Pelaku tampak beraksi seorang diri dengan gerak yang relatif tenang. Ia mengenakan jaket hoodie serta masker untuk menutupi wajah dan menghindari identifikasi.


Dari rekaman tersebut, pelaku diduga sudah mengincar kendaraan dan memahami situasi lingkungan sekitar. Aksi berlangsung cepat, sehingga tidak sempat diketahui warga maupun penghuni rumah.


Kerugian dan Laporan Polisi

Kehilangan kendaraan tersebut menjadi pukulan bagi korban karena mobil itu digunakan sebagai kendaraan operasional sehari-hari. Kasus ini disebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat untuk penyelidikan lebih lanjut.


Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan dini hari. Masyarakat juga diminta segera melapor jika melihat mobil Honda HRV merah dengan nomor polisi K 1631 IQ atau menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.



Sejumlah warga Desa Slagi mengaku resah dengan kejadian tersebut. Mereka berharap patroli keamanan ditingkatkan dan pelaku segera tertangkap.


“Kami kaget karena kejadian ini di lingkungan yang biasanya cukup aman. Apalagi kejadiannya dini hari saat semua orang tidur. Kami berharap polisi bisa segera mengungkap pelakunya. Warga juga sekarang jadi lebih waspada, banyak yang mulai menambah kunci ganda dan kamera CCTV,” ujar salah satu warga sekitar lokasi.


Warga lainnya menambahkan bahwa kasus curanmor belakangan ini cukup meresahkan, sehingga diperlukan kerja sama antara masyarakat dan aparat untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi. Perkembangan penyelidikan masih menunggu informasi resmi lebih lanjut.


***
Tim Redaksi.