Notification

×

Iklan

Iklan

Innalilahi, Nyalip Tak Cukup Ruang, Pelajar 17 Tahun Senggol Bus di Sinanggul Jepara

Rabu, 11 Februari 2026 | 10.29 WIB Last Updated 2026-02-11T03:58:39Z
Foto, tangkap layar dari unggahan akun Facebook di wilayah kabupaten Jepara.


Queensha.id – Jepara,


Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Jepara–Bangsri, tepatnya di depan Toko Bangunan Annisa, Desa Sinanggul RT 28/05, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Insiden ini melibatkan tiga kendaraan, yakni sepeda motor Kawasaki KLX, Honda Beat, dan sebuah bus Mercy.


Dari laporan Satlantas Polres Jepara, satu orang pengendara sepeda motor Kawasaki KLX bernomor polisi K-6587-AFC menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 juta.


Kronologi Kejadian

Kecelakaan bermula ketika sepeda motor Kawasaki KLX yang dikendarai M. Wildan Nurul Chafidz (17), warga Desa Jambu, Mlonggo, melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Raya Jepara–Bangsri. Motor tersebut berada di belakang Honda Beat bernomor polisi K-3371-BZC yang dikendarai Aisyah Putri Briliana (24), warga Bangsri.


Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara KLX berusaha mendahului Honda Beat dari sisi kanan. Namun, manuver tersebut diduga tidak memiliki ruang cukup sehingga stang KLX menyenggol motor di depannya. Akibatnya, motor KLX oleng ke kanan dan masuk ke lajur berlawanan.


Pada saat bersamaan, dari arah selatan ke utara melaju bus Mercy bernomor polisi K-7923-OC yang dikemudikan Bako Laksono (53), warga Jambu Timur, Mlonggo. Tabrakan pun tak terhindarkan ketika motor KLX menghantam bodi kanan bus yang berada di jalur berlawanan dan mengakibatkan kecelakaan hingga tewas di tempat.



Identitas Pengemudi

- Bus Mercy dikemudikan Bako Laksono (53), warga Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo.

- Sepeda motor Honda Beat dikendarai Aisyah Putri Briliana (24), warga Desa Bangsri.

- Sepeda motor Kawasaki KLX dikendarai M. Wildan Nurul Chafidz (17), warga Desa Jambu, Mlonggo.


Imbauan Kepolisian

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Ipda Ahmad Riyanto, mengimbau para pelajar dan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika mendahului kendaraan lain di jalan raya.


Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memperhitungkan jarak dan ruang saat menyalip. 


“Kami mengingatkan khususnya kepada siswa sekolah yang mengendarai sepeda motor agar selalu mengutamakan keselamatan, tidak memaksakan mendahului jika kondisi jalan tidak memungkinkan,” ujarnya, Rabu (11/2).


Polisi juga meminta orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak yang sudah mengendarai kendaraan bermotor agar memahami etika berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil di jalan raya dapat berujung kecelakaan serius. Keselamatan berkendara, terutama bagi pelajar, harus menjadi prioritas utama.


***
Sumber: Satlantas Polres Jepara.
Tim Redaksi.