Queensha.id - Nasional,
Banyak masyarakat Indonesia masih bertanya-tanya: siapa sebenarnya yang menyusun kalender yang terbit setiap awal tahun lengkap dengan tanggal merah, hari libur nasional, hingga cuti bersama? Apakah hanya menyalin kalender tahun sebelumnya atau ada lembaga resmi yang menetapkannya?
Faktanya, kalender nasional Indonesia tidak disusun sembarangan. Penetapan hari libur nasional dan cuti bersama dilakukan melalui keputusan resmi pemerintah, bukan sekadar urutan tanggal biasa.
Pemerintah yang Menetapkan Tanggal Merah
Penetapan hari libur nasional di Indonesia dikoordinasikan oleh tiga kementerian utama, yaitu:
Ketiga lembaga ini biasanya menggelar rapat bersama menjelang akhir tahun untuk menetapkan kalender libur nasional dan cuti bersama tahun berikutnya. Hasilnya kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang menjadi dasar resmi bagi seluruh instansi, perusahaan, dan masyarakat.
Hari libur nasional mencakup:
1. Hari besar keagamaan (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu).
2. Hari nasional seperti kemerdekaan.
3. Beberapa peringatan penting lainnya.
Sementara itu, cuti bersama ditetapkan sebagai tambahan hari libur yang biasanya berkaitan dengan momen besar seperti Lebaran atau Natal.
Peran Kementerian Agama
Dalam penentuan tanggal hari besar keagamaan, terutama Islam, Kementerian Agama memiliki peran penting. Misalnya, awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha ditentukan melalui sidang isbat yang mempertimbangkan hasil rukyatul hilal dan perhitungan astronomi.
Tanggal-tanggal tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kalender nasional resmi.
Bukan Sekadar Menyalin Kalender Lama
Banyak yang mengira kalender hanya menyalin tanggal dari tahun sebelumnya. Padahal, setiap tahun ada perubahan karena:
1. Perhitungan kalender hijriah yang dinamis.
2. Penyesuaian hari libur agar efektif bagi masyarakat dan dunia kerja.
3. Pertimbangan ekonomi, pariwisata, dan pendidikan.
Setelah pemerintah menetapkan hari libur nasional, barulah penerbit kalender (baik percetakan, perusahaan, maupun aplikasi digital) mengacu pada keputusan resmi tersebut.
Mengapa Penting Diketahui Publik
Mengetahui siapa penyusun kalender penting agar masyarakat memahami bahwa tanggal merah bukan keputusan sembarangan.
Penetapan tersebut melalui koordinasi lintas kementerian dan mempertimbangkan aspek keagamaan, sosial, hingga ekonomi nasional.
Setiap akhir tahun, pemerintah biasanya mengumumkan kalender libur nasional tahun berikutnya melalui konferensi pers resmi.
Dari situlah seluruh kalender yang beredar di Indonesia mengambil acuan.
Dengan pemahaman ini, masyarakat diharapkan tidak lagi mengira kalender nasional hanya hasil menyalin tahun sebelumnya, melainkan produk keputusan resmi negara yang melibatkan banyak pertimbangan dan lembaga.
***
Tim Redaksi.