| Foto, korban bukan anak tawuran yang merupakan warga Desa Mambak, kecamatan Pakisaji, Jepara. |
Queensha.id — Jepara,
Aksi tawuran remaja kembali memakan korban di Kabupaten Jepara. Seorang pemuda yang tengah membeli rokok di warung Madura justru menjadi sasaran serangan brutal gerombolan pemotor pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Peristiwa terjadi di Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara, tepatnya di tanjakan depan Gudang Citra. Korban diketahui bernama Erik, warga Desa Mambak, Kecamatan Pakisaji, Jepara.
Menurut keterangan saksi warga, korban saat itu hanya berhenti untuk membeli rokok di pinggir jalan. Namun secara tiba-tiba sekelompok pemotor datang dan melakukan penyerangan secara membabi buta terhadap orang yang berada di lokasi.
“Tawuran sih di Kedungcino, tapi ada korban tidak ikut tawuran, cuma beli rokok dipinggir jalan. Tapi langsung diserang,” ujar salah satu warga setempat.
Ia menambahkan, "Sebelumnya iku korban wes di hadang dari pom bensin Mambak trus diikuti sampe tanjakan depan gudang Citra Kedungcino itu, saat mau beli rokok lalu di tarik-tarik trus bacok gerombolan pemotor anak muda itu, " imbuhnya.
Luka Sayatan di Punggung Kiri
Dari kondisi luka yang terlihat, terdapat sayatan cukup dalam di bagian punggung sebelah kiri korban. Jika dilihat dari bentuk lukanya, kuat dugaan korban terkena bacokan senjata tajam.
Meski jenis senjata belum teridentifikasi secara resmi, luka robek memanjang tersebut menunjukkan indikasi penggunaan benda tajam saat aksi berlangsung.
Usai kejadian, korban langsung dibawa oleh ayahnya ke RS Islam Sultan Hadlirin untuk mendapatkan penanganan medis.
Diduga Libatkan Dua Kelompok Remaja
Beredar informasi di masyarakat bahwa insiden tersebut diduga melibatkan kelompok remaja dari Kecamatan Mlonggo dan wilayah Jepara Kota. Namun hingga kini, motif pasti tawuran belum diketahui.
Seorang pemuda asal Mlonggo yang kebetulan melintas di lokasi menyebut situasi saat itu sangat mencekam.
“Saya lewat sekitar jam dua dini hari. Rombongan motor ngebut dan suasana langsung ricuh. Tidak lama terdengar teriakan,” ungkapnya.
Jepara Darurat Kenakalan Remaja
Peristiwa ini kembali memicu kekhawatiran warga terkait meningkatnya aksi kenakalan remaja dan tawuran jalanan di Jepara. Warga menilai aksi tersebut semakin nekat karena terjadi dini hari dan menyasar warga yang tidak terlibat konflik.
Masyarakat mendesak aparat kepolisian meningkatkan patroli malam serta menindak tegas kelompok yang terlibat tawuran agar tidak kembali memakan korban warga yang tidak bersalah.
Kasus ini masih menunggu penanganan dan penyelidikan lebih lanjut dari aparat kepolisian setempat.
***
Wartawan: Aris BS.
Tim Redaksi.