Notification

×

Iklan

Iklan

Waspada! Dugaan Komplotan Begal “Cari Masalah” Gegerkan Jalur Kembang–Bangsri Jepara, Polisi Turun Tangan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13.07 WIB Last Updated 2026-02-21T06:09:39Z
Foto, tangkap layar dari unggahan akun Facebook Suara Jepara.



Queensha.id – Jepara,


Jagat media sosial Jepara mendadak geger setelah sebuah unggahan viral memperingatkan warga soal dugaan aksi premanisme dan begal di jalur Kembang–Bangsri, Sabtu (21/02/2026). 


Unggahan akun Facebook Alex Jelex itu menyebut adanya komplotan yang diduga sengaja “mencari masalah” di jalan demi uang.


Narasi yang beredar meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur relatif sepi pada malam hari. Informasi tersebut cepat menyebar dan memicu beragam reaksi warganet.


Dugaan Modus “Pepet–Potong

Dalam kolom komentar, pengunggah menceritakan kronologi yang disebut cukup mencekam. Ia mengaku dibuntuti sejak melintas di depan BRI Unit Wedelan. Terduga pelaku disebut terus mengikuti dari belakang hingga melakukan manuver memepet dan memotong laju kendaraan di kawasan Lingkar Bangsri.


“Ngintil mulai dari BRI Wedelan. Mepet terus motong di Lingkar Bangsri,” tulisnya, dikutip dari unggahan akun Facebook.


Ia juga menduga pelaku beraksi dalam kondisi mabuk dan sengaja memancing konflik di jalan raya untuk berujung pada pemerasan. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang membenarkan motif tersebut.


Identitas Terduga Pelaku Disinggung Warganet

Unggahan itu turut memunculkan komentar dari akun lain yang menyebut nama dan asal terduga pelaku. Bahkan disebutkan latar belakang pribadi yang belum terverifikasi.


Redaksi menegaskan, informasi identitas yang beredar di kolom komentar belum dapat dipastikan kebenarannya. Publik diimbau tidak menyebarkan atau menghakimi pihak tertentu sebelum ada keterangan resmi aparat penegak hukum.


Sudah Dilaporkan ke Polres

Pengunggah menyatakan kasus ini telah dilaporkan ke Polres Jepara dan saat ini dalam tahap penyelidikan. Ia menyebut sudah menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai pelapor.


Pihak kepolisian sendiri hingga kini belum merilis pernyataan resmi terkait perkembangan kasus tersebut, termasuk apakah benar ada unsur percobaan begal atau hanya perselisihan lalu lintas biasa.


Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Terlepas dari benar atau tidaknya dugaan tersebut, aparat dan tokoh masyarakat mengimbau warga untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.
Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan pengendara antara lain:

1. Hindari berkendara sendirian di jalur sepi pada malam hari.

2. Jangan terpancing provokasi atau ajakan berhenti di tempat gelap.

3. Jika merasa dibuntuti, arahkan kendaraan ke tempat ramai atau kantor polisi terdekat.

4. Segera laporkan kejadian mencurigakan ke aparat.


Fenomena viral seperti ini juga menjadi pengingat pentingnya literasi digital. Informasi yang beredar di media sosial perlu diverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan atau fitnah.


Kasus ini kini menunggu klarifikasi resmi dari kepolisian. Masyarakat berharap jalur Kembang–Bangsri tetap aman dan kondusif, serta aparat dapat segera mengungkap fakta sebenarnya di balik unggahan yang terlanjur viral tersebut.


***
Tim Redaksi.