Notification

×

Iklan

Iklan

Daun Pandan Tak Sekadar Pewangi Dapur, Disebut Punya Manfaat Kesehatan, Ini Kata Pengamat Medis

Senin, 02 Maret 2026 | 13.09 WIB Last Updated 2026-03-02T06:10:30Z
Foto, daun pandan (gambar AI).


Queensha.id – Edukasi Kesehatan,


Daun pandan selama ini lebih dikenal sebagai bahan alami pemberi aroma pada makanan tradisional. Namun di tengah masyarakat, tanaman herbal ini juga dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan, mulai dari meredakan sakit kepala hingga membantu mengatasi gangguan pencernaan.


Tanaman bernama ilmiah Pandanus amaryllifolius tersebut telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Nusantara.


Berikut sejumlah manfaat daun pandan yang populer di masyarakat beserta cara pengolahannya.


1. Meredakan Sakit Kepala

Satu helai daun pandan diiris halus lalu direbus bersama jahe sebesar ibu jari dalam satu gelas air hingga mendidih sebentar. Air rebusan diminum selagi hangat dua kali sehari setelah makan.


2. Mengurangi Kebas pada Tubuh

Dua helai daun pandan direbus bersama jahe dalam dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Ramuan diminum pagi dan sore hari.


3. Mengatasi Kesemutan

Tiga helai daun pandan direbus dengan jahe hingga air menyusut menjadi satu gelas. Air rebusan dikonsumsi hangat satu jam sebelum tidur.


4. Ramuan Pendamping untuk Penderita Kanker

Satu helai daun pandan direbus bersama tiga batang meniran merah dan lima lembar daun sirsak. Ramuan ini dipercaya masyarakat sebagai minuman herbal pendamping kesehatan.


Namun para ahli menegaskan ramuan herbal tidak boleh menggantikan pengobatan medis modern, khususnya untuk penyakit berat seperti kanker.


5. Membantu Meredakan Sakit Maag

Daun pandan direbus bersama jahe, potongan labu kuning, dan gula aren hingga matang. Air rebusan diminum sekaligus labunya dikonsumsi sebagai sarapan.


Pengamat kesehatan herbal Indonesia, dr. Zaidul Akbar, menjelaskan bahwa tanaman herbal seperti pandan memang mengandung senyawa antioksidan alami yang dapat membantu menjaga metabolisme tubuh.


Menurutnya, penggunaan tanaman herbal sebaiknya diposisikan sebagai terapi pendukung, bukan pengganti pengobatan dokter.


“Herbal bekerja memperbaiki sistem tubuh secara alami, tetapi tetap perlu diagnosis medis yang tepat,” ujarnya dalam berbagai edukasi kesehatan.


Para tenaga kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dalam mengonsumsi ramuan tradisional, terutama bagi penderita penyakit kronis, ibu hamil, maupun pasien yang sedang menjalani terapi obat tertentu.


Pemanfaatan daun pandan menunjukkan kekayaan kearifan lokal Indonesia dalam menjaga kesehatan. Namun, keseimbangan antara pengobatan tradisional dan medis tetap menjadi kunci agar manfaatnya optimal dan aman bagi masyarakat.


***
Inspirasi Sehat.
Tim Redaksi.