| Foto, Tim BPBD kabupaten Jepara dan Basarnas mengevakuasi korban tenggelam di perairan Jepara. |
Queensha.id – Jepara,
Warga yang sedang memancing di perairan Lemah Abang, Desa Balong, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di tengah laut pada Senin (9/3/2026) pagi.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.30 WIB oleh seorang pemancing yang sedang melintas saat hendak pulang dari laut. Ia melihat benda mencurigakan mengapung di permukaan air di kawasan Lemah Abang.
Setelah didekati, benda tersebut ternyata merupakan tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa. Pemancing itu kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada aparat setempat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, mengatakan setelah menerima laporan dari warga, pihaknya langsung mengerahkan tim gabungan menuju lokasi.
“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung menginstruksikan tim gabungan untuk menuju lokasi guna melakukan penanganan dan evakuasi,” ujarnya Senin (9/3).
Tim yang diterjunkan terdiri dari unsur BPBD Jepara, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kepolisian, Palang Merah Indonesia, serta relawan setempat.
Proses evakuasi akhirnya berhasil dilakukan sekitar pukul 13.30 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kartini Jepara untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Berdasarkan informasi sementara, korban merupakan seorang laki-laki dengan perkiraan usia antara 30 hingga 50 tahun dan memiliki tinggi badan sekitar 165 hingga 175 sentimeter.
Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek berwarna gelap dengan kain atau pakaian gelap yang menempel di bagian leher dan bahu.
Kondisi jenazah diketahui sudah mengalami pembusukan lanjut. Tubuh terlihat menggembung yang diduga akibat terlalu lama berada di dalam air laut. Warna kulit tampak keabu-abuan kecoklatan dan beberapa bagian kulit terlihat mulai mengelupas.
Selain itu, bagian wajah korban juga telah mengalami kerusakan akibat proses pembusukan sehingga sulit dikenali.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Aparat juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor guna membantu proses identifikasi.
***
Sumber: Bang Yos.
Tim Redaksi.
Queensha Jepara | Senin, 9 Maret 2026