Notification

×

Iklan

Iklan

Tak Harus Nasi! Ini 7 Menu Sahur Praktis yang Bikin Kenyang Lebih Lama Saat Puasa

Selasa, 10 Maret 2026 | 23.47 WIB Last Updated 2026-03-10T16:54:18Z
Foto, makanan omelet mie dan sayur dengan campuran telur dadar.



Queensha.id – Edukasi Kesehatan, 


Bagi sebagian masyarakat Indonesia, sahur terasa belum lengkap tanpa nasi. Namun para ahli gizi menyebut, menu sahur tanpa nasi justru bisa membantu tubuh bertahan lebih lama saat berpuasa karena energi dilepaskan secara bertahap.


Kunci utama menu sahur yang mengenyangkan bukan hanya pada nasi, melainkan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serta serat dengan indeks glikemik rendah. Kombinasi ini mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga tubuh tidak cepat lemas di siang hari.


Selain itu, menu sahur tanpa nasi juga menjadi pilihan tepat bagi mereka yang sedang menjaga berat badan atau memiliki masalah gula darah.
Berikut tujuh menu sahur tanpa nasi yang praktis, sehat, dan bisa membuat kenyang lebih lama.


1. Ubi Rebus dan Telur

Ubi jalar menjadi salah satu sumber karbohidrat lokal yang kaya serat. Kandungan seratnya membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.


Ubi bisa disajikan dengan telur rebus atau telur mata sapi sebagai sumber protein. Menu ini sangat praktis karena dapat disiapkan kurang dari 15 menit.


2. Oatmeal Gurih ala Bubur Ayam

Oatmeal tidak harus selalu manis. Anda bisa mengolahnya seperti bubur ayam dengan menambahkan kaldu, suwiran ayam, dan seledri.


Oat mengandung beta-glucan, serat yang terbukti membantu meningkatkan rasa kenyang serta menjaga kesehatan pencernaan selama berpuasa.



Roti gandum utuh mengandung lebih banyak serat dibandingkan roti putih. Serat tersebut membantu metabolisme tubuh tetap stabil saat berpuasa.


Jika dipadukan dengan tuna yang kaya protein, menu ini mampu menjaga energi tetap stabil hingga siang hari.


4. Sup Kacang Merah dan Daging

Kacang merah merupakan sumber protein nabati sekaligus karbohidrat kompleks yang memiliki indeks glikemik rendah.


Sup kacang merah yang dipadukan dengan potongan daging ayam atau sapi tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membantu menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa.


5. Smoothies Pisang dan Yogurt

Bagi yang tidak terbiasa makan berat saat sahur, smoothies bisa menjadi pilihan. Pisang kaya kalium yang baik untuk otot, sedangkan yogurt menyediakan protein dan probiotik untuk kesehatan pencernaan.


Agar lebih mengenyangkan, tambahkan selai kacang sebagai sumber lemak sehat.


6. Kentang Rebus dan Ikan Panggang

Kentang rebus memiliki indeks kekenyangan yang tinggi. Nutrisi terbaik kentang justru terdapat pada kulitnya.


Jika disajikan bersama ikan panggang seperti kembung atau nila, menu ini menjadi sumber protein dan omega-3 yang baik untuk menjaga stamina tubuh.


7. Omelet Sayur dan Keju

Omelet yang dicampur sayuran seperti bayam, wortel, atau jamur menjadi menu sahur yang sederhana namun padat nutrisi.


Telur menyediakan protein lengkap, sementara sayuran memberikan serat dan vitamin yang membantu tubuh tetap bertenaga selama puasa.


Dengan memilih menu sahur yang tepat, tubuh dapat memperoleh energi yang cukup untuk menjalani aktivitas seharian tanpa mudah lemas. Variasi makanan juga membantu menjaga keseimbangan nutrisi selama bulan Ramadan.


***
Lip6.
Tim Redaksi.