Notification

×

Iklan

Iklan

Try Sutrisno Wafat di Usia 91 Tahun, Indonesia Kehilangan Wakil Presiden Era Orde Baru

Senin, 02 Maret 2026 | 09.50 WIB Last Updated 2026-03-02T02:51:45Z
Foto, wakil Presiden RI era Orde Baru (Try Sutrisno)


Queensha.id – Jakarta,


Bangsa Indonesia kembali berduka. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) pagi di usia 91 tahun.


Berdasarkan keterangan keluarga, Try Sutrisno mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto pada pukul 06.58 WIB. Jenazah almarhum terlebih dahulu dimandikan di rumah duka RSPAD sebelum dibawa ke kediaman keluarga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.


Pihak keluarga memohon doa serta maaf atas segala kesalahan almarhum selama hidupnya. Mereka berharap seluruh amal ibadah Try Sutrisno diterima di sisi Allah SWT.


Tokoh Militer yang Menjadi Wakil Presiden
Try Sutrisno dikenal sebagai salah satu tokoh militer berpengaruh dalam sejarah politik modern Indonesia. Ia menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998, mendampingi Presiden Soeharto pada masa akhir pemerintahan Orde Baru.


Lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 15 November 1935, Try Sutrisno meniti karier militer sejak muda setelah diterima sebagai taruna Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada 1956.


Namanya mulai dikenal luas ketika terlibat dalam Operasi Pembebasan Irian Barat pada 1962, sebuah operasi militer penting dalam sejarah integrasi wilayah Indonesia. Kedekatannya dengan Presiden Soeharto semakin kuat setelah ia dipercaya menjadi ajudan presiden pada 1974.


Karier militernya terus menanjak. Pada 1985, ia menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat dengan pangkat Letnan Jenderal. Setahun kemudian, Try Sutrisno dipercaya memimpin Angkatan Darat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat.


Dipilih MPR Jadi Wakil Presiden
Melalui Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia periode 1992–1997, Try Sutrisno resmi terpilih menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia pada 1993.


Ia menjabat hingga 1998, sebelum posisinya digantikan oleh B. J. Habibie setelah dinamika politik nasional menjelang berakhirnya era Orde Baru.


Kepergian Try Sutrisno menandai berpulangnya salah satu figur penting dalam sejarah militer dan pemerintahan Indonesia. Sosoknya dikenang sebagai prajurit sekaligus negarawan yang berperan dalam perjalanan panjang politik nasional.


Indonesia kini kehilangan satu lagi tokoh senior bangsa yang pernah berada di lingkar kekuasaan pada periode penting sejarah republik.


***
Tim Redaksi.