Notification

×

Iklan

Iklan

Fenomena NDX A.K.A di Jepara: 70% Penonton Cewek, Apa yang Terjadi?

Minggu, 22 Juni 2025 | 18.35 WIB Last Updated 2025-06-22T12:01:36Z

Foto, para penggemar NDX Aka setelah konser di pantai Bandengan, Jepara, dikutip dari Isj.

Queensha.id - Jepara,

Ribuan penonton memadati kawasan wisata Pantai Bandengan pada Sabtu malam kemarin dalam konser grup hip-hop dangdut asal Yogyakarta, NDX A.K.A. Meski grup ini sudah pernah tampil di Jepara beberapa tahun silam, antusiasme warga tak surut tapi justru meningkat drastis. Yang menarik, dari total penonton, sekitar 70% di antaranya adalah perempuan, sebuah tren yang memicu banyak pertanyaan di kalangan pengamat budaya dan musik lokal.


Lalu, fenomena apa yang sedang terjadi di Jepara?

Magnet NDX A.K.A: Antara Lirik, Gaya, dan Emosi

NDX A.K.A bukan sekadar grup hip-hop dangdut biasa. Mereka menyajikan musik dengan lirik yang “ngena” dan relate dengan realitas anak muda: tentang cinta yang gagal, rindu tanpa kabar, dan perjuangan hidup di tengah keterbatasan ekonomi. Bahasa yang digunakan pun khas: campuran Jawa dan Indonesia, yang membuatnya terasa lebih personal, apalagi bagi remaja Jepara yang kesehariannya tak jauh dari bahasa dan realitas serupa.

"Kalau denger lagu NDX, kayak dia yang ngerti isi hati kita," kata Yulia (18), pelajar asal Welahan, yang datang bersama lima temannya.

Gaya berpakaian vokalis, persona bad boy sederhana, dan aura melankolis membuat grup ini tak hanya disukai karena musiknya, tetapi juga karena figur personal dan emosional yang mereka bangun.

Perempuan dan Lirik Rap Galau

Yang menarik adalah daya tarik NDX A.K.A justru lebih kuat di kalangan perempuan muda. Lirik-lirik seperti "Aku sing nandang loro, kowe sing seneng karo liyane" atau "Cintaku ra bakal luntur, meskipun kowe wes lali" membuat banyak perempuan merasa “didengar” lewat lagu.

Menurut pegiat budaya pop Jawa, Rizky Damar, “NDX A.K.A mampu mempersonifikasi kegalauan dan harapan dalam bahasa yang sangat lokal tapi punya kekuatan emosional nasional. Musik mereka adalah semacam pelampiasan emosi aman bagi remaja, terutama cewek-cewek," tuturnya.


Jepara dan Gelombang Musik Urban Lokal

Jepara sebagai kota pesisir dengan pertumbuhan budaya urban yang pesat, kini semakin terpapar tren musik dari luar daerah. Musik NDX A.K.A yang mewakili semangat anak jalanan tapi sopan memberi ruang bagi remaja Jepara untuk mengekspresikan diri dengan cara yang lebih bebas, namun tetap “ngerti adat.”


Fakta bahwa NDX pernah tampil di Jepara sebelumnya tidak menyurutkan minat penonton membuktikan adanya fanbase yang loyal, yang tidak hanya mengejar pertunjukan musik, tapi juga pengalaman emosional kolektif.

“Rasanya kayak kita semua di sini lagi patah hati bareng, terus dihibur bareng,” ujar Reni, mahasiswa semester awal di kampus swasta Jepara.


Apa yang Bisa Dipelajari dari Fenomena Ini?

Fenomena konser NDX A.K.A menunjukkan bahwa:

  • Musik dengan pendekatan emosional dan bahasa lokal masih sangat relevan.
  • Penonton perempuan semakin dominan dalam konsumsi dan partisipasi budaya pop lokal.
  • Anak muda Jepara tak hanya mengikuti tren nasional, tapi juga menciptakan komunitas dan identitas lokal mereka sendiri lewat konser dan musik seperti ini.

Pantai Bandengan malam itu bukan sekadar tempat konser, tapi ruang ekspresi dan pertemuan emosional bagi generasi muda Jepara.


Tentu! Berikut ini lanjutan artikelnya, kini dilengkapi dengan daftar lagu-lagu NDX A.K.A yang paling hits dan menjadi daya tarik kuat bagi para penonton, khususnya kaum muda:


Lagu-Lagu Hits NDX A.K.A: Suara Hati yang Meledak di Jepara

Tidak heran jika konser NDX A.K.A di Pantai Bandengan begitu ramai, karena banyak lagu mereka yang sudah akrab di telinga anak muda Jepara. Berikut beberapa lagu yang paling sering dinyanyikan bersama-sama saat konser dan menjadi anthem galau generasi muda:

  1. "Sayang"
    Lagu ini jadi semacam “lagu wajib” dalam setiap konser NDX A.K.A. Liriknya yang sederhana namun menyayat hati, membuat siapa pun yang pernah patah hati ikut hanyut saat mendengarnya.

  2. "Kimcil Kepolen"
    Meskipun sempat viral dengan berbagai versi, versi NDX A.K.A tetap menjadi favorit karena dibalut musik dangdut koplo-rap yang enerjik. Lagu ini kerap menjadi pembuka konser dengan tempo cepat.

  3. "Aku Rapopo"
    Lagu ini menyuarakan ketegaran seseorang yang dikhianati cinta. Kalimat "Aku rapopo meskipun loro" menjadi semacam semboyan para jomblo kuat.

  4. "Bojo Galak" (versi remix NDX)
    Meski aslinya lagu milik penyanyi lain, versi remix NDX A.K.A ikut meramaikan panggung karena beat dan gaya vokalnya yang khas. Lagu ini sering memancing tawa dan joget para penonton.

  5. "Ditinggal Rabi"
    Salah satu lagu dengan nuansa paling sendu. Cocok diputar saat malam-malam sepi dan cocok juga untuk dinyanyikan ribuan orang sambil melambaikan tangan ke udara. Lagu ini punya kekuatan emosional yang luar biasa.

  6. "Tak Kan Lari Cinta"
    Lagu yang memadukan kesetiaan dengan gaya rap ala NDX. Cocok buat mereka yang masih percaya cinta meski sering tersakiti.

  7. "Salahmu Dewe"
    Lagu ini menyuarakan kekecewaan dalam hubungan yang penuh konflik. Banyak penonton yang merasa relate karena realitas hubungan anak muda zaman sekarang.

  8. "Baper" (Bawa Perasaan)
    Judulnya saja sudah menggambarkan isi hati banyak remaja. Lagu ini mengangkat perasaan cinta sepihak dan keraguan dalam hubungan.


Simpulan: Musik, Emosi, dan Identitas Anak Muda Jepara

Konser NDX A.K.A di Jepara bukan cuma peristiwa hiburan. Ini adalah cermin dari kebutuhan emosional generasi muda, terutama perempuan, yang menemukan representasi diri dalam lirik dan gaya NDX. Mereka bukan hanya penonton—mereka adalah bagian dari cerita itu sendiri.

Dengan musik yang membumi, lirik yang menyentuh, dan gaya yang akrab, NDX A.K.A tak sekadar tampil—mereka hadir dan menyatu dalam kehidupan anak muda Jepara.

Maka tak heran jika meski hanya 30% penonton laki-laki, lautan penonton perempuan yang mendominasi malam itu justru menjadi kekuatan tersendiri. Fenomena ini membuktikan: lagu galau bisa jadi pengikat yang kuat, bahkan lebih kuat dari sekadar musik.

***

Sumber: BS.


×
Berita Terbaru Update