Notification

×

Iklan

Iklan

Ribuan Buruh Geruduk DPR, Penghasilan Anggota DPR 35 Kali Lebih Besar dari Gaji Mereka

Jumat, 29 Agustus 2025 | 06.21 WIB Last Updated 2025-08-28T23:23:06Z

Foto, ribuan buruh demo di depan gedung DPR/MPR RI.

Queensha.id - Jakarta,


Ribuan buruh menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8/2025). Mereka menuntut keadilan atas besarnya kesenjangan penghasilan antara buruh dan anggota legislatif.


Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dalam orasinya menyebut rata-rata gaji buruh di Indonesia saat ini hanya sekitar Rp3 juta per bulan. Sementara buruh di wilayah industri sekitar Jakarta dan Bekasi, gajinya bisa mencapai Rp5 juta.


Namun, jumlah itu dinilai sangat timpang bila dibandingkan dengan gaji dan tunjangan yang diterima anggota DPR. Menurut Said, seorang legislator bisa mengantongi hingga Rp104 juta per bulan, termasuk tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta yang belakangan menjadi sorotan publik.


“Buruh gajinya rata-rata Rp3,5 juta. Gaji DPR Rp104 juta dengan tunjangan-tunjangannya. Selisihnya 35 kali lipat. Adil nggak? Sakit rasanya hati rakyat, hati buruh,” tegas Said di hadapan massa aksi.



Sulit Naik Rp200 Ribu, DPR Justru Dapat Tunjangan Baru


Said juga menyoroti betapa sulitnya perjuangan buruh untuk meminta kenaikan upah minimum, bahkan hanya sekitar Rp200 ribu per bulan.


“Untuk naik Rp200 ribu saja—kurang dari 18 dolar—buruh harus berkali-kali turun ke jalan, berhari-hari berjuang. Sementara DPR yang sudah bergaji besar, masih dapat tambahan tunjangan baru,” katanya.



Aksi Solidaritas


Dalam orasi yang disambut riuh tepuk tangan dan teriakan massa, Said berulang kali mengobarkan semangat solidaritas buruh.


“Kawan-kawan, yang mau berjuang angkat tangan, yang mau berjuang tepuk tangan, yang mau berjuang teriak, hidup buruh! Hidup buruh!” seru Said, disambut lantang oleh ribuan peserta aksi.



Gelombang Kritik Terhadap DPR


Aksi ini menjadi salah satu bentuk protes keras terhadap kebijakan penghasilan anggota DPR yang dianggap tidak mencerminkan keadilan sosial. Kesenjangan antara gaji buruh dan legislator, menurut para peserta aksi, hanya memperlebar jurang ketidaksetaraan ekonomi di Indonesia.


Hingga sore hari, massa buruh masih bertahan di sekitar kompleks DPR/MPR RI dengan membawa spanduk dan poster yang menuntut keadilan pengupahan.


***

×
Berita Terbaru Update