Notification

×

Iklan

Iklan

Dari Jalanan ke Catwalk Internasional: Mike Octavian, Eks Manusia Silver yang Menolak Menyerah pada Nasib

Sabtu, 24 Januari 2026 | 09.35 WIB Last Updated 2026-01-24T02:38:53Z

Queensha.id — Jakarta,


Nasib memang kerap bergerak di luar dugaan. Itulah potret hidup Mike Octavian, remaja 16 tahun yang dulu akrab dengan panas aspal sebagai manusia silver, kini melangkah percaya diri di dunia modeling profesional.


Perjalanan Mike tidak instan. Ia sempat menelan kekecewaan saat gagal lolos seleksi untuk tampil di ajang Jakarta Fashion Week (JFW). Namun kegagalan itu tak mematahkan semangatnya.


“Kemarin kayak event Jakarta Fashion Week, Mike nggak lolos,” ujarnya jujur saat ditemui di Studio Pagi-Pagi Ambyar, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).



Alih-alih larut dalam kecewa, peluang justru datang dari arah yang tak disangka. Mike mengaku baru saja dihubungi oleh sebuah agensi modeling asal Korea Selatan. “Mike kaget banget ada agensi Korea yang tertarik dengan Mike. Insyaallah keterima nanti,” ucapnya penuh harap.


Transformasi hidup Mike bermula dari sebuah video makeover yang viral pada 2023, hasil kolaborasi dengan Captain Barbershop. Dari momen itulah, pintu dunia fashion mulai terbuka. Rasa minder dan grogi sempat menghantui, namun perlahan ia membuktikan kapasitasnya.


Kini, Mike telah melenggang di atas catwalk untuk sejumlah desainer ternama Tanah Air, seperti Danjyo Hiyoji, Sapto Djojokartiko, hingga Harry Halim. Pencapaian yang dulu hanya menjadi mimpi, kini menjelma kenyataan.


Lebih dari sekadar perubahan profesi, perubahan terbesar ada pada peran hidupnya. Dengan tinggi badan 180 sentimeter, Mike kini menjadi tulang punggung keluarga. Ia tak lagi meminta uang kepada orang tua, melainkan justru membantu menopang kebutuhan rumah.


Apa yang dialami Mike menjadi potret kerasnya hidup sekaligus bukti bahwa kesempatan bisa datang kepada siapa saja. Dari jalanan hingga sorotan lampu panggung, kisah Mike adalah pengingat bahwa latar belakang bukanlah vonis akhir.


“Kita harus punya mimpi, kita kejar mimpi kita. Kita tidak tahu kita lahir di keluarga yang mana,” pesan Mike kepada anak-anak muda Indonesia, khususnya mereka yang tumbuh dari keterbatasan.


Kisah Mike Octavian bukan sekadar cerita sukses, melainkan tamparan lembut bagi siapa pun yang nyaris menyerah pada keadaan.


***
Sumber: Dtk.
Tim Redaksi.