Notification

×

Iklan

Iklan

Ngamen Bareng di Depan Pasar Ngabul, Insan Dangdut Jepara Turun ke Jalan Galang Donasi Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 12.50 WIB Last Updated 2026-01-20T05:52:39Z
Foto, MC Ikhlas dan MC Zen Templet serta MC kondang, Lukito sedang bernyanyi untuk membuat suasana menjadi meriah dan ceria dengan alunan musik dangdut di depan pasar Ngabul, Jepara. Selasa (20/1/2026).




Deru musik dangdut menggema sejak pagi di depan Pasar Ngabul, Jepara, Selasa (20/1/2026). Namun kali ini bukan sekadar hiburan. Puluhan musisi dan penyanyi dangdut Jepara turun langsung ke jalan dalam aksi sosial bertajuk “Ngamen Bareng Insan Dangdut Jepara Peduli Bencana Alam.”


Aksi ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Jepara, khususnya Desa Tempur, Kecamatan Keling, yang menjadi salah satu daerah tujuan penyaluran donasi.


Semua Musisi Jepara Turun Tangan

Berbeda dari acara musik biasa, kegiatan ini tidak mengusung satu nama grup orkes tertentu. Seluruh musisi dangdut Jepara bersatu, lintas grup dan komunitas, demi tujuan kemanusiaan.


“Ini bukan soal nama orkes, ini soal kepedulian,” ujar Haryati, pemilik Orkes Dangdut Ervina Musik, yang juga menjadi salah satu penggerak utama kegiatan, Selasa (20/1/2026).


Para penyanyi seperti Lulu, Selvi Selvia, Nia Kansa dan sejumlah penyanyi dangdut lainnya tampil bergantian dengan format vokal bersama, diiringi musisi yang datang dari berbagai komunitas dangdut Jepara.


Didukung Banyak Komunitas Musik

Aksi ngamen bareng ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak penyedia peralatan panggung dan musik, di antaranya:

1. JMC.

2. Jejaco.

3. Skeyje.


5. Pavira.




Tak hanya itu, kegiatan ini juga didukung oleh PAMDI (Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia) wilayah Jepara, memperkuat solidaritas antarinsan dangdut.


Dipandu Banyak MC, Digelar Seharian Penuh

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dipandu oleh sejumlah MC kondang Jepara, antara lain:



3. MC Zen Templet.

4. MC Ikhlas.


Hingga pukul 17.00 WIB, alunan musik tak berhenti, sementara kotak donasi terus berkeliling di tengah keramaian pengunjung pasar.


Donasi untuk Warga Desa Tempur, Keling
Seluruh hasil donasi dari kegiatan ini direncanakan akan disalurkan ke Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara, wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana alam.


“Semoga cepat surut dan semua bisa teratasi,” ucap Haryati, menyampaikan harapan para musisi untuk warga terdampak.


Terkait jumlah donasi yang terkumpul, Haryati menegaskan pihaknya masih melakukan pendataan.


“Untuk hasil donasinya kita belum hitung, nanti pasti kita kabari,” kata Haryati kepada Queensha.id Jepara.


Harapan untuk Jepara ke Depan

Lebih dari sekadar penggalangan dana, aksi ini menjadi simbol bahwa seniman juga memiliki peran penting dalam solidaritas sosial. Haryati berharap, ke depan, Jepara bisa lebih siap menghadapi bencana.


“Semoga wilayah Jepara ke depan lebih aman, penanganan bencana lebih cepat, dan masyarakat semakin kompak saling membantu,” ujarnya.


Aksi Ngamen Bareng Insan Dangdut Jepara ini menjadi bukti bahwa di tengah bencana, musik bukan hanya hiburan, tetapi juga bahasa empati dan kepedulian.


***
Tim Redaksi.