Notification

×

Iklan

Iklan

Dari Miss Indonesia hingga Layar Lebar: Aura Kasih dan Konsistensi Seorang Diva yang Tak Pernah Redup

Kamis, 08 Januari 2026 | 15.20 WIB Last Updated 2026-01-08T08:22:03Z
Foto, Aura Kasih, penyanyi pop Indonesia.


Queensha.id - Jakarta,


Aura Kasih merupakan salah satu figur publik Indonesia yang berhasil menjaga eksistensinya di tengah derasnya arus perubahan industri hiburan Tanah Air. Dikenal sebagai penyanyi, aktris, sekaligus model, Aura Kasih membangun kariernya bukan hanya dengan penampilan memikat, tetapi juga dengan karakter kuat dan konsistensi yang jarang dimiliki.


Perempuan bernama lengkap Sanny Aura Syahrani ini lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 26 Februari 1987. Ketertarikannya pada dunia seni sudah tampak sejak usia muda. 


Langkah awalnya di dunia hiburan dimulai dari jalur kecantikan, ketika ia menjadi finalis Miss Indonesia 2007 mewakili Provinsi Lampung. Dari panggung kontes kecantikan inilah pintu menuju dunia hiburan nasional terbuka lebar.


Nama Aura Kasih melejit pada 2007 lewat lagu fenomenal “Mari Bercinta”, single utama dari album debutnya Malaikat Penggoda. Lagu tersebut sukses besar dan dengan cepat melekat sebagai identitas musikal Aura Kasih—pop dengan nuansa sensual, namun tetap dikemas elegan. Keberhasilan ini menempatkannya sebagai salah satu ikon penyanyi perempuan di era tersebut.


Tak berhenti di musik, Aura Kasih langsung menjajal dunia akting di tahun yang sama melalui film Basahhh… (2008). Sejak itu, kiprahnya di layar lebar terus berkembang. Ia tampil dalam berbagai genre, mulai dari drama, komedi, hingga horor, membuktikan dirinya bukan sekadar “penyanyi yang coba-coba akting”.


Sejumlah film yang dibintanginya antara lain Asmara Dua Diana, 3 Cewek Petualang, Surat Kecil untuk Tuhan, Keluarga Tak Kasat Mata, Arini, hingga film horor populer The Sacred Riana dan Rumah Iblis. Dalam setiap peran, Aura menunjukkan kematangan akting yang terus meningkat, sekaligus keberanian keluar dari zona nyaman.


Di dunia musik, Aura Kasih dikenal konsisten dengan karakter vokalnya yang lembut namun ekspresif. Ia tidak tergoda untuk sekadar mengikuti tren, melainkan memilih mempertahankan identitasnya. Sikap ini pula yang membuat namanya tetap relevan meski industri musik Indonesia terus melahirkan generasi baru.


Di luar panggung dan layar, Aura Kasih dikenal sebagai sosok perempuan yang percaya diri dan apa adanya. Ia kerap menyuarakan pandangan tentang kemandirian perempuan, kehidupan, dan pilihan hidup tanpa banyak basa-basi. Sikap ini membuatnya memiliki basis penggemar setia, sekaligus menjadikannya figur yang kerap memantik perhatian publik.


Eksistensinya juga diperkuat melalui media sosial, yang dimanfaatkan sebagai ruang ekspresi dan komunikasi langsung dengan penggemar. Di tengah perubahan zaman dan selera publik, Aura Kasih mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri.


Puncaknya, pada 2025 Aura Kasih meraih nominasi Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Serial Web di Festival Film Bandung lewat perannya dalam serial Gelas Kaca. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa perjalanan panjangnya di dunia hiburan bukan sekadar soal popularitas, tetapi juga kualitas.


Aura Kasih bukan hanya penyanyi atau aktris. Ia adalah representasi perjalanan seorang perempuan di industri hiburan Indonesia yaitu tentang keberanian, konsistensi, dan kemauan untuk terus berkembang. Di tengah dunia yang cepat berubah, Aura Kasih membuktikan bahwa karakter kuat adalah kunci untuk tetap bertahan dan diperhitungkan.


***