Queensha.id – Semarang,
Di tengah menjamurnya band cover di berbagai kota, Pagi Boeta Band muncul sebagai pengecualian yang mencolok. Bukan sekadar membawakan ulang lagu-lagu populer, grup musik asal Semarang ini justru dikenal karena keberaniannya mengutak-atik lirik dengan kata-kata lucu, spontan, dan sering kali di luar dugaan.
Hasilnya yakni panggung hidup, penonton tertawa, bernyanyi, sekaligus berjoget tanpa komando.
Pagi Boeta atau sering ditulis Pagiboeta menjelma menjadi fenomena hiburan lokal yang viral di media sosial. Penampilan mereka kerap dipenuhi gimmick kocak, interaksi cair dengan penonton, serta medley lintas genre yang diramu tanpa kehilangan kualitas musikal.
Menghibur Tanpa Kehilangan Kualitas
Meski identik dengan kelucuan, Pagi Boeta tidak pernah mengorbankan musikalitas. Aransemen mereka dikenal rapi dan enerjik, memadukan lagu pop, rock, dangdut, hingga lagu lawas dan rohani dalam satu rangkaian medley yang mengalir.
Keunikan lainnya, band ini kerap menyelipkan unsur lagu rohani ke dalam lagu-lagu populer, sebuah pendekatan yang jarang dilakukan band cover lain. Pendekatan ini justru menjadi ciri khas yang memperkuat identitas mereka di panggung.
Tak heran jika Pagi Boeta menjadi langganan tampil di berbagai acara, mulai dari reuni, gathering, hingga kafe ternama di Semarang, salah satunya Marabunta Cafe, yang menjadi “rumah” penampilan mereka.
Personel dengan Karakter Kuat
Kekuatan Pagi Boeta tak lepas dari kekompakan dan karakter unik para personelnya. Setiap anggota membawa warna tersendiri, baik secara musikal maupun aksi panggung.
Personel Pagi Boeta Band:
1. Bened (Bened Pagiboeta) – Vokalis utama, dikenal ekspresif dan komunikatif.
2. Saiful (Saiful Drum) – Drummer dengan energi tinggi, sering disorot lewat drumcam.
3. Oktavian Sumitra (Okta Musicgallery) – Gitaris dengan aransemen variatif.
4. Pungky (Pungkybass) – Bassist yang menjaga groove tetap solid.
5. Kunz (Kunzpagiboeta) – Anggota pendukung dengan karakter panggung kuat.
6. Eko (Eko Pagiboeta) – Keyboardist yang dikenal kocak dan aktif di media sosial
Kehadiran masing-masing personel tak hanya saling melengkapi secara teknis, tetapi juga membangun atmosfer panggung yang cair dan inklusif.
Repertoar Lagu yang Akrab di Telinga
Sebagai band cover, Pagi Boeta piawai memilih lagu-lagu yang dekat dengan berbagai generasi penonton. Beberapa lagu yang kerap mereka bawakan antara lain:
Lagu-lagu tersebut sering diolah ulang dengan sentuhan khas Pagi Boeta dengan gaya dan performa yang kadang absurd, kadang jenaka, tapi selalu menghibur.
Hiburan yang Dekat dan Membumi
Di era hiburan serba digital, Pagi Boeta membuktikan bahwa kedekatan dengan penonton masih menjadi kunci utama.
Mereka tidak menciptakan jarak antara panggung dan audiens. Justru sebaliknya, penonton diajak terlibat, bernyanyi, dan tertawa bersama.
Lewat media sosial seperti Instagram @pagiboeta_kita, cuplikan penampilan mereka terus beredar dan memperluas jangkauan penggemar, menjadikan Pagi Boeta bukan sekadar band kafe, melainkan ikon hiburan lokal Semarang yang konsisten menghidupkan suasana.
Pagi Boeta bukan hanya soal musik, tapi soal pengalaman: datang, tertawa, bernyanyi, dan pulang dengan senyum.
***
Tim Redaksi.