Notification

×

Iklan

Iklan

Tabrak Lari Berujung Kejar-kejaran, Mobil Pick Up Diamuk Warga di Perbatasan Solo–Sukoharjo

Sabtu, 24 Januari 2026 | 20.45 WIB Last Updated 2026-01-24T13:47:06Z
Foto, tangkap layar dari unggahan akun Instagram (Portal Semarang2)


Queensha.id — Solo,


Suasana siang hari di perbatasan Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo mendadak mencekam setelah sebuah mobil pick up terlibat kecelakaan lalu lintas yang disertai aksi tabrak lari, Sabtu (24/1/2026). Peristiwa tersebut memicu kejar-kejaran panjang dan berakhir dengan amukan warga.


Insiden terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Joko Tingkir, wilayah Kelurahan Makamhaji, Kecamatan Kartasura. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, mobil pick up melaju dari arah selatan ke utara bersamaan dengan sejumlah sepeda motor. Tanpa diduga, kendaraan tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai seorang perempuan, hingga korban terjatuh dan sempat terseret ke kolong mobil.


Sempat Berhenti, Lalu Kabur

Usai kejadian, mobil pick up sempat berhenti. Namun suasana berubah tegang ketika warga mulai berdatangan untuk menolong korban dan mempertanyakan tanggung jawab pengemudi. Diduga panik melihat kerumunan massa, pengemudi pick up justru memacu kendaraannya dan melarikan diri.


Dalam upaya kabur tersebut, mobil kembali menabrak seorang pengendara sepeda motor pria yang berusaha menghadang agar kendaraan tidak lolos. Aksi ugal-ugalan itu membuat situasi di jalan semakin kacau dan membahayakan pengguna jalan lain.


Tabrak Tiang Lampu hingga Dikejar Warga

Pelarian pick up tidak berlangsung mulus. Saat kesulitan melaju ke depan, pengemudi memundurkan kendaraan hingga menabrak tiang lampu penerangan jalan, menyebabkan tiang roboh dan arus lalu lintas terganggu.


Kejar-kejaran berakhir di Jalan Rajiman, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, tak jauh dari Polsek Laweyan. Di lokasi tersebut, emosi warga yang sudah memuncak akhirnya meledak. Mobil pick up diamuk massa, kaca depan pecah dan bodi kendaraan mengalami kerusakan.


Polisi Amankan Para Pelaku

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa tiga orang berada di dalam mobil pick up saat kejadian.


“Ketiga orang tersebut sudah diamankan dan saat ini berada di Polsek Grogol untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Anggaito, Sabtu (24/1/2026).


Menurutnya, pengemudi dan penumpang mobil masih dimintai keterangan guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk motif pengemudi memilih kabur setelah kecelakaan.


Penyelidikan Masih Berjalan

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan korban kecelakaan. Aparat juga mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri, serta mempercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada pihak kepolisian.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aksi tabrak lari dan berkendara ugal-ugalan tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi memicu amarah massa dan membahayakan banyak nyawa di jalan raya.


***
Tim Redaksi.