Notification

×

Iklan

Iklan

Grandmax vs Truk Hino Adu Keras di Bangsri–Tengguli Jepara, Dua Luka Ringan

Senin, 09 Februari 2026 | 15.18 WIB Last Updated 2026-02-09T08:19:42Z
Foto, kecelakaan adu banteng di jalur Desa Bangsri - Trengguli, kecamatan Bangsri, Jepara.


Queensha.id – Jepara,


Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jepara. Sebuah mobil Daihatsu Grandmax bertabrakan keras dengan truk Hino Light Truck di ruas jalan penghubung Desa Bangsri–Tengguli, tepatnya di sekitar Warung Mie Ayam Bu Anis, Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, Senin pagi (9/2/2026) sekitar pukul 08.55 WIB.


Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Benturan keras dua kendaraan roda empat itu mengakibatkan dua orang mengalami luka ringan serta kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp20 juta.


Polisi Benarkan Kejadian

Unit Gakkum Satlantas Polres Jepara membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Petugas Gakkum Satlantas, Ipda Ahmad Riyanto, menyampaikan bahwa insiden terjadi di jalur Bangsri–Tengguli pada pagi hari.


“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan Bangsri–Tengguli sekitar pukul 08.55 WIB. Kecelakaan melibatkan satu unit Daihatsu Grandmax dan satu unit truk Hino Light Truck. Dua orang mengalami luka ringan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (9/2).


Kronologi Awal
Berdasarkan laporan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika mobil Daihatsu Grandmax bernomor polisi K 8106 BC melaju dari arah Desa Bangsri menuju Desa Tengguli dengan kecepatan sedang. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga bergerak terlalu ke kanan badan jalan.


Dari arah berlawanan, melaju truk Hino Light Truck bernomor polisi F 9605 FE. Karena jarak antar kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi Grandmax tidak mampu mengendalikan laju kendaraan sehingga tabrakan pun tak terhindarkan.


Benturan terjadi di badan jalan sebelah kanan jika dilihat dari arah Bangsri menuju Tengguli. Akibatnya, bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.


Identitas Pengendara

Mobil Daihatsu Grandmax dikemudikan oleh Rico Setiawan, warga Desa Pendem, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, dengan satu penumpang bernama Eka Candra Susilo yang juga berasal dari desa yang sama.


Sementara itu, truk Hino Light Truck dikemudikan oleh Nurfan, warga Desa Pinginpitu, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, dengan penumpang Wawas Asmawati.


Petugas memastikan seluruh korban hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku terkejut mendengar suara benturan keras. Beberapa pengendara yang melintas langsung berhenti untuk membantu korban dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.


“Suara tabrakannya keras sekali, kami langsung keluar warung. Untung tidak ada korban meninggal,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.


Penanganan dan Penyelidikan
Petugas Unit Laka Lantas Polres Jepara segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi kedua kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.


“Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan,” tambah Ipda Ahmad Riyanto.


Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk para pengemudi kendaraan.


“Kami masih mendalami keterangan saksi dan pengemudi. Untuk penyebab pasti masih kami selidiki,” tegasnya.


Imbauan Keselamatan

Polisi mengimbau pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur antar desa, khususnya di ruas Bangsri–Tengguli yang memiliki lebar jalan terbatas namun cukup padat dilalui kendaraan.


“Kami mengingatkan pengendara untuk selalu menjaga kecepatan, konsentrasi, dan posisi kendaraan agar tetap berada di jalurnya masing-masing,” pungkasnya.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil di jalan raya dapat berujung pada risiko besar. Kedisiplinan berlalu lintas dan kewaspadaan menjadi kunci utama keselamatan bersama.


***
Tim Redaksi.