Notification

×

Iklan

Iklan

Kalahkan 28 Kandidat, Tantri Ungkap Perjalanan Dramatis Jadi Vokalis Kotak: Titik Balik Band Rock Tanah Air

Minggu, 22 Februari 2026 | 23.34 WIB Last Updated 2026-02-22T17:09:17Z
Foto, Tantri Syalindri Ichlasari (vokalis band Kotak).


Queensha.id — Musik,


Nama band rock Kotak hingga kini masih bertahan sebagai salah satu grup musik paling konsisten di industri musik Indonesia. Di balik eksistensinya yang tetap kuat, ada kisah penting yang menjadi titik perubahan besar perjalanan band tersebut: masuknya Tantri Syalindri sebagai vokalis utama.


Tak banyak yang tahu, posisi Tantri di Kotak bukan didapat secara instan. Ia harus melewati persaingan ketat melawan puluhan penyanyi lain sebelum akhirnya dipercaya menjadi wajah baru band rock tersebut.


Lahir dari Ajang Pencarian Bakat

Karier Kotak mulai mencuri perhatian publik setelah menjadi juara ajang musik The Dream Band pada tahun 2004. Saat itu, formasi awal band masih diperkuat vokalis pertama, Julia Angelia Lepar atau yang akrab disapa Pare.


Namun perubahan besar terjadi ketika Pare memutuskan keluar dari band. Kondisi tersebut membuat Kotak harus mencari sosok baru yang mampu mempertahankan karakter rock mereka sekaligus membuka warna musikal yang lebih luas.


Mengalahkan 28 Kandidat

Dalam perbincangan bersama Gritte Agatha di kanal YouTube miliknya, Tantri mengenang proses awal bergabung dengan Kotak.


Ia mengungkapkan bahwa manajemen dan personel band menggelar audisi terbuka untuk mencari vokalis pengganti. Sebanyak 28 kandidat mengikuti seleksi tersebut.


“Waktu itu memang dicari penyanyi pengganti lewat audisi. Ada 28 orang, dan akhirnya aku yang terpilih,” ungkap Tantri.
Proses tersebut menjadi awal perjalanan panjang yang kemudian mengubah arah musik Kotak.


Strategi Musik yang Lebih Dinamis

Gitaris bass Kotak, Swasti Sabdastantri atau Chua, menjelaskan bahwa pemilihan Tantri bukan hanya soal kemampuan vokal, tetapi juga visi musikal band.


Menurutnya, Kotak ingin memperluas jangkauan musik agar tetap relevan di tengah perubahan tren industri saat itu, terutama ketika musik bernuansa melayu sedang mendominasi pasar Indonesia.


“Kotak ingin merambah musik yang lebih luas, tetap rock tapi bisa diterima di mana-mana,” jelas Chua.


Kehadiran Tantri dianggap membawa energi baru: vokal kuat, karakter panggung tegas, serta kemampuan menjembatani rock dengan selera pasar yang lebih luas.


Tetap Bertahan di Tengah Perubahan Industri

Sejak bergabungnya Tantri, Kotak terus melahirkan berbagai karya populer dan mempertahankan identitas rock modern mereka. Meski beberapa kali mengalami pergantian personel, band ini tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan musik digital dan perubahan selera generasi pendengar.


Perjalanan Tantri menjadi bukti bahwa sebuah audisi bisa menjadi awal sejarah besar. Dari mengalahkan 28 kandidat, ia kini menjelma menjadi salah satu vokalis perempuan paling ikonik dalam musik rock Indonesia.


***
Tim Redaksi.