Queensha.id – Edukasi Kesehatan,
Gangguan lambung seperti gastritis dan asam lambung naik masih menjadi keluhan banyak masyarakat. Kondisi ini kerap memicu lingkaran masalah: lambung sakit membuat penderita malas makan, kurang nutrisi, lalu kondisi lambung justru makin memburuk. Fenomena ini sering disebut sebagai “siklus setan gastritis”.
Di tengah meningkatnya kesadaran akan kesehatan pencernaan, hadir produk nutrisi fungsional bernama Nutriged Multigrain, yang diklaim dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan lambung. Produk ini berbentuk bubur multigrain dengan tekstur lembut dan mudah dicerna.
Berbeda dengan obat penurun asam lambung pada umumnya, Nutriged disebut tidak bekerja dengan cara mematikan asam lambung, melainkan membantu melindungi dan menenangkan dinding lambung serta mendukung proses pemulihan secara alami melalui asupan nutrisi.
Tiga Fungsi Utama
Produk ini diklaim memiliki tiga fungsi utama, yakni proteksi, restorasi, dan kenyamanan bagi lambung sensitif.
Pada fungsi proteksi, Nutriged disebut mampu membantu membentuk lapisan pelindung di dinding lambung, mengurangi iritasi akibat asam lambung, serta membantu menahan refluks atau naiknya asam ke kerongkongan.
Sementara pada fungsi restorasi, kandungan nutrisinya diklaim membantu memperbaiki jaringan lambung yang rusak, mendukung regenerasi sel, serta menjaga kesehatan usus dan sistem pencernaan secara keseluruhan.
Dari sisi kenyamanan, teksturnya yang lembut dan kental seperti bubur disebut lebih ramah bagi penderita lambung sensitif. Produk ini juga diklaim mudah dicerna dan tidak memberatkan kerja lambung.
Kandungan Multigrain dan Bahan Alami
Nutriged Multigrain mengombinasikan berbagai bahan alami yang dikenal ramah bagi pencernaan. Umbi garut, misalnya, dipercaya membantu melapisi dinding lambung dan menenangkan peradangan. Oat berfungsi membentuk lapisan gel di lambung yang dapat membantu mencegah asam naik serta memberi rasa kenyang lebih lama.
Labu kuning ditambahkan sebagai sumber antioksidan yang membantu pemulihan jaringan. Susu kambing etawa disebut lebih mudah dicerna dan relatif ramah bagi lambung sensitif dibanding susu sapi.
Selain itu, terdapat flaxseed dan wijen yang mengandung omega-3 alami untuk membantu mengurangi peradangan, serta VCO (virgin coconut oil) yang diklaim mendukung kesehatan pencernaan. Kandungan rumput laut juga disebut membantu membentuk lapisan pelindung lambung dan mengurangi risiko refluks.
Pandangan Pengamat Kesehatan
Pengamat kesehatan masyarakat nasional, dr. Hadi Pranoto, menilai tren pangan fungsional yang difokuskan pada kesehatan lambung memang semakin berkembang seiring meningkatnya kasus gastritis dan gangguan pencernaan di Indonesia.
“Produk nutrisi yang bertekstur lembut dan mudah dicerna bisa membantu penderita yang sedang mengalami iritasi lambung, terutama ketika nafsu makan menurun. Yang penting dipahami, ini bersifat pendukung, bukan pengganti terapi medis,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan nutrisi menjadi bagian penting dalam memutus siklus gangguan lambung. Ketika pasien tidak makan karena nyeri lambung, tubuh kekurangan nutrisi untuk memperbaiki jaringan. Di sinilah makanan lembut bernutrisi dinilai bisa berperan.
“Selama kandungannya aman dan sesuai standar pangan, produk seperti ini bisa menjadi pilihan tambahan. Namun masyarakat tetap harus memperhatikan pola makan, menghindari pemicu asam lambung, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan,” tegasnya.
Perlu Pendampingan Medis
Meski diklaim sebagai nutrisi pendukung kesehatan lambung, para tenaga kesehatan tetap mengingatkan masyarakat agar tidak menggantikan pengobatan medis tanpa konsultasi dokter, terutama bagi penderita gangguan lambung kronis.
Produk nutrisi seperti ini dinilai dapat menjadi pelengkap pola makan sehat dan gaya hidup yang lebih baik, seperti mengatur jam makan, menghindari makanan pemicu asam lambung, serta menjaga keseimbangan nutrisi harian.
Dengan meningkatnya kasus gangguan lambung di masyarakat, inovasi pangan fungsional seperti Nutriged Multigrain diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pendukung bagi mereka yang membutuhkan asupan lembut dan ramah bagi pencernaan.
***
Tim Redaksi.