Notification

×

Iklan

Iklan

Nyalip di Tengah Malam, Dua Motor Adu Banteng di Bawu–Batealit Jepara: Tiga Pemuda Terluka

Minggu, 15 Februari 2026 | 16.29 WIB Last Updated 2026-02-15T09:31:17Z
Foto, tangkap layar dari kecelakaan di Bawu - Batealit, Jepara unggahan akun Facebook di wilayah kabupaten Jepara, 


Queensha.id— Jepara,


Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Bawu–Batealit, tepatnya di depan barbershop Premium Services, wilayah Desa Bawu, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara pada Sabtu (14/2/2026). Insiden yang melibatkan dua sepeda motor Honda CB ini mengakibatkan tiga pemuda menjadi korban dan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp5 juta.


Berdasarkan laporan awal dari Polres Jepara, peristiwa terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 23.30 WIB. Dua kendaraan yang terlibat adalah Honda CB merah bernomor polisi K 4100 OQ dan Honda CB putih bernomor polisi B 66345 NHV.


Pengendara Honda CB merah diketahui bernama Hendrik (23), warga Desa Mindahan Kidul, Kecamatan Batealit, dengan pembonceng Muhammad Afrian Saputra (18), yang juga berasal dari desa yang sama. Sementara pengendara Honda CB putih adalah Edwin Setyawan (20), warga Desa Batealit.


Kronologi kejadian bermula saat sepeda motor Honda CB merah melaju dari arah Batealit menuju Desa Bawu (timur ke barat). Kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan sedang dan berusaha mendahului sepeda motor lain yang tidak diketahui identitasnya. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda CB putih.


Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan pengendara Honda CB merah diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya, tabrakan pun tak terhindarkan. Benturan terjadi di badan jalan sebelah kanan jika dilihat dari arah Batealit menuju Bawu.


Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis. Kerusakan pada kedua kendaraan ditaksir mencapai Rp5.000.000.


Petugas dari Polres Jepara langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kendaraan yang terlibat. Arus lalu lintas sempat tersendat namun kembali normal setelah penanganan awal selesai.


Kanit Gakkum Satlantas Polres, IPDA Ahmad Riyanto mengimbau masyarakat Jepara untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari. Ia menekankan pentingnya menjaga kecepatan, tidak mendahului secara sembarangan, serta selalu mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.


Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa manuver mendahului di jalan sempit dan minim penerangan pada malam hari sangat berisiko, terutama jika pengendara tidak memperhitungkan jarak dan kecepatan kendaraan dari arah berlawanan.


***
Tim Redaksi.