| Foto, Barry Prima saat main film aksi dan putra keduanya, Ferozi Cornelis Johan Knoch. |
Queensha.id - Selebriti,
Nama Barry Prima dikenal luas sebagai ikon film laga Indonesia sejak era 1980-an. Sosoknya identik dengan adegan bela diri, karisma layar lebar, serta kejayaan film aksi nasional.
Namun di balik popularitas tersebut, publik juga menyoroti sosok putra keduanya, Ferozy Cornelis Johan Knoch, yang belakangan menarik perhatian karena kemiripan wajah dengan sang ayah.
Foto kebersamaan Ferozy bersama ibundanya, Okky Olivia Jusuf, kembali beredar di media sosial dan memicu nostalgia penggemar film laga Indonesia. Banyak warganet menilai garis wajah, ekspresi, hingga aura maskulin Ferozy mengingatkan pada masa muda Barry Prima.
Putra Kedua Sang Legenda Laga
Ferozy Cornelis Johan Knoch lahir pada 21 November 1992 sebagai anak kedua dari pasangan Barry Prima dan Okky Olivia Jusuf. Meski tumbuh di lingkungan keluarga seni peran, Ferozy memilih tidak mengikuti jejak ayahnya sebagai aktor laga ataupun pemain sinetron televisi.
Pilihan tersebut menunjukkan bahwa tidak semua anak selebritas melanjutkan profesi orang tua, meskipun memiliki latar belakang keluarga yang kuat di dunia hiburan.
Barry Prima, Ikon Film Aksi Indonesia
Barry Prima sendiri memiliki nama lengkap Hubertus Barry Knoch Prima. Lahir di Bandung pada 19 Agustus 1954, ia merupakan salah satu aktor paling berpengaruh dalam sejarah perfilman aksi Indonesia sejak memulai karier pada 1978.
Dengan ratusan judul film laga, Barry Prima dikenal sebagai simbol era emas film action nasional. Darah keturunan Belanda dari sang ayah dan Indonesia dari ibunya turut membentuk karakter unik yang menjadikannya mudah dikenali publik.
Kemiripan yang Mengundang Perhatian
Kemunculan Ferozy di ruang publik sering kali mengundang komentar penggemar lama Barry Prima. Banyak yang menilai kemiripan fisik keduanya sangat kuat, seolah menghadirkan kembali sosok sang legenda di generasi berikutnya.
Meski tidak berkarier di dunia akting, keberadaan Ferozy tetap menjadi bagian dari kisah keluarga besar ikon film laga Indonesia. Ia memperlihatkan bahwa warisan seorang legenda tidak selalu berupa profesi, tetapi juga identitas, karakter, dan jejak sejarah yang terus hidup melalui generasinya.
***
Tim Redaksi.