Notification

×

Iklan

Iklan

Diduga Berawal dari Bakar Sampah, Rumah Joglo di Nalumsari Jepara Hangus Terbakar, Kerugian Capai Miliaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 19.08 WIB Last Updated 2026-03-04T12:23:50Z
Foto, rumah joglo jati ludes terbakar di Jepara.


Queensha.id — Jepara,


Kebakaran hebat melanda sebuah rumah hunian berbentuk joglo kayu di Desa Pringtulis RT 02 RW 03, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Rabu (4/3/2026). Bangunan tradisional tersebut ludes terbakar setelah api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang merambat hingga ke rumah.


Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung ditindaklanjuti petugas pemadam kebakaran Kabupaten Jepara.


Pemilik rumah diketahui bernama Malikhatun (40), warga setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut meskipun kerugian material ditaksir mencapai Rp2,2 miliar.






Api Cepat Membesar karena Material Kayu Joglo

Berdasarkan laporan resmi petugas, sumber api berasal dari pembakaran sampah di sekitar rumah yang kemudian merambat ke bangunan joglo berbahan kayu.


Struktur rumah yang didominasi kayu kering membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan. Dalam waktu singkat, bangunan seluas sekitar 15 x 20 meter persegi itu dilalap si jago merah.


Tim Damkar menerima laporan kejadian pukul 13.45 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.05 WIB.


Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan, terdiri dari dua unit Pos Mako 113 dan satu unit Pos Kalinyamatan.


Petugas yang terlibat dalam proses pemadaman antara lain Bagus, Heru, Harno, Andik, Sony, Jujuk, Brama, Zufar, serta Heru dari DLH.


Upaya pemadaman berlangsung cukup lama hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 17.00 WIB.






Tidak Ada Korban Jiwa, Pendinginan Dilakukan Berjam-jam

Meski api menghanguskan hampir seluruh bangunan joglo, seluruh penghuni dilaporkan selamat. Petugas bersama warga melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi memicu kebakaran ulang.


Kasi Satpol PP dan Damkar Jepara, Teguh Iswanto, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah.


Menurutnya, kebakaran akibat aktivitas sederhana seperti membakar sampah masih menjadi penyebab dominan kebakaran rumah di wilayah Jepara.


“Pembakaran sampah harus diawasi. Jangan dilakukan dekat bangunan, apalagi rumah berbahan kayu yang sangat mudah terbakar,” tegasnya, Rabu (4/3/2026).


Peringatan Serius bagi Warga

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama di kawasan pedesaan yang masih banyak memiliki rumah kayu tradisional.


Cuaca panas, angin kencang, serta material bangunan yang mudah terbakar membuat risiko kebakaran meningkat drastis jika tidak disertai kewaspadaan.


Petugas kembali mengingatkan warga agar:

1. Tidak membakar sampah sembarangan,

2. Memastikan api benar-benar padam,

3. Menyediakan alat pemadam sederhana di rumah.


Kebakaran dinyatakan telah teratasi sepenuhnya dan situasi di lokasi kembali aman.

***
Damkar Kabupaten Jepara.
Tim Redaksi.