| Foto, diduga pelaku penjambretan dan korban dua orang perempuan berboncengan di dalam gang wilayah Desa Senenan, kecamatan Tahunan, Jepara. |
Queensha.id -Jepara,
Aksi penjambretan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jepara. Kali ini menimpa seorang wanita warga Desa Senenan, Kecamatan Tahunan, yang kehilangan kalung emas seberat 20 gram saat melintas di jalan dekat Gudang Auliya, Dukuh Randusari, Kamis siang (6/11/2025).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, saat korban yang diketahui merupakan keponakan dari Bu Rofiatun tengah berboncengan motor menuju area kebun di sekitar lokasi kejadian.
Menurut keterangan warga, kedua korban saat itu baru saja pulang dari kebun dan sempat berhenti untuk melihat-lihat lahan di kawasan tersebut. Namun, dari arah belakang tiba-tiba datang seorang pria tidak dikenal mengendarai sepeda motor, lalu menarik paksa kalung emas yang dikenakan korban.
“Korbannya itu keponakan Bu Rofiatun. Dia yang nyetir motor. Waktu lewat di belakang gudang Auliya langsung dijambret dari belakang,” ujar salah satu warga sekitar, Jumat (7/11/2025).
Tak Sempat Teriak, Pelaku Langsung Kabur
Saksi menuturkan, korban sempat kaget dan panik saat pelaku menarik perhiasan di lehernya. Karena terkejut, korban tidak sempat berteriak atau mengejar pelaku yang langsung melarikan diri ke arah jalan besar.
“Korban katanya kaget banget, gak bisa teriak. Padahal di sana ramai orang, tapi karena dia diam saja, ya pelakunya bisa kabur,” tambah warga tersebut.
Beruntung, aksi pelaku terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, tampak pelaku mengenakan jaket gelap dan helm tertutup, mengendarai motor berwarna putih velg racing warna emas tanpa plat nomor jelas.
Lokasi dan Kondisi
Kejadian berlangsung di Desa Senenan RT 16 RW 06, Dukuh Randusari, Kecamatan Tahunan, tepatnya di jalan yang menghubungkan kawasan depan Rumah Sakit Kartini Jepara dengan arah masjid perempatan Senenan.
Warga sekitar berharap polisi segera menindaklanjuti laporan ini, karena jalur tersebut dikenal ramai dilewati warga dan pekerja kebun.
“Kalau bisa segera ditangani polisi, biar gak ada korban lagi. Soalnya jalan itu sering dilewati orang keluar masuk kebun,” tutur warga lainnya.
Sementara itu, kondisi korban diketahui selamat, namun masih mengalami syok akibat insiden tersebut.
Kasus penjambretan ini menjadi peringatan bagi warga sekitar agar lebih berhati-hati membawa barang berharga di tempat sepi, terutama di jalur belakang gudang Auliya yang kerap dilalui pekerja kebun.
***
Reporter: Tim Redaksi Queensha Jepara.
Editor: Vico Rahman.
Tanggal: 7 November 2025