| Foto, munculnya air terjun di kawasan lereng gunung Muria di wilayah Desa Tempur, kecamatan Keling, Jepara. (Sumber Foto: Suara Jepara). |
Queensha.id - Jepara,
Desa Wisata Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, mendadak menjadi sorotan setelah diterjang cuaca ekstrem beberapa waktu lalu. Pasca banjir dan tanah longsor di kawasan lereng Gunung Muria, fenomena alam langka muncul berupa puluhan air terjun dadakan yang mengalir dari dinding-dinding tebing desa tersebut.
Fenomena ini terjadi akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan Muria secara terus-menerus. Curah hujan ekstrem memicu pergeseran tanah di sejumlah titik perbukitan, mengubah jalur aliran air bawah tanah yang sebelumnya tertahan.
Air kemudian mencari jalan keluar melalui rekahan-rekahan baru di tebing, menciptakan panorama alam yang disebut-sebut menyerupai Lembah Harau di Sumatera Barat.
Di lapangan, air terjun dadakan ini tersebar di beberapa titik tebing Desa Tempur, khususnya di area yang mengalami longsoran baru. Aliran air muncul dari dinding batu dan tanah yang terkikis, mengalir deras saat hujan turun, namun sebagian besar bersifat temporer dan berpotensi mengering ketika curah hujan menurun.
Meski menghadirkan pemandangan eksotis yang memikat, pihak berwenang mengingatkan bahwa keindahan tersebut menyimpan risiko. Kondisi tanah di atas tebing dinilai masih sangat labil dan berpotensi memicu longsor susulan.
“Fenomena ini memang indah dan jarang terjadi, tetapi ini juga menjadi tanda bahwa struktur tanah masih belum stabil. Kami mengimbau warga dan wisatawan untuk tidak mendekat ke bawah air terjun karena risiko longsor susulan masih tinggi,” ujar salah satu relawan BPBD yang berada di lokasi.
Saat ini, pemerintah desa bersama relawan masih melakukan pembersihan material longsor yang sempat menutup akses jalan menuju kawasan wisata. Aktivitas warga pun mulai berangsur pulih, meski kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
Fenomena puluhan air terjun dadakan ini menjadi pengingat akan besarnya kekuatan alam di kawasan Muria. Di sisi lain, peristiwa ini juga membuka wajah baru Desa Tempur merupakan sebuah desa yang selama ini dikenal sebagai “desa tersembunyi” yang menyimpan keindahan sekaligus kerentanan alam yang harus dijaga bersama.
***
Sumber: SJ.