Queensha.id - Edukasi Kesehatan,
Konsumsi gula memang memberi rasa manis yang menggoda. Namun, jika berlebihan, “musuh tersembunyi” ini bisa berdampak serius pada kesehatan tubuh. Gula berlebih dalam darah tidak hanya memicu penyakit seperti diabetes, tetapi juga menyebabkan berbagai gejala yang sering diabaikan sehari-hari. Mengenali tanda-tanda ini sedini mungkin penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Berikut 10 ciri-ciri tubuh yang mengalami kelebihan gula menurut berbagai sumber medis dan kesehatan:
Lelah dan Energi Turun Tajam
Sensasi lelah terus-menerus meskipun sudah istirahat seringkali terjadi karena gula dalam darah tidak efektif diserap oleh sel sebagai energi utama. Akibatnya tubuh mudah letih dan kurang bertenaga.
1. Sering Haus dan Sering Buang Air Kecil
Ginjal bekerja ekstra keras untuk membuang gula berlebih sehingga tubuh kehilangan banyak cairan lewat urin, memicu rasa haus berlebihan.
2. Suka Craving Makanan Manis
Ketergantungan pada rasa manis dan terus-menerus ingin ngemil gula bisa jadi tanda tubuh sudah “terbiasa” dengan gula tinggi.
3. Berat Badan Naik Tanpa Sebab Jelas
Kalori dari gula yang tidak terpakai akan disimpan sebagai lemak, sehingga berat badan mudah meningkat, terutama di sekitar perut.
3. Masalah Kulit seperti Jerawat & Penuaan Dini
Kadar gula tinggi berdampak pada kolagen dan elastin di kulit, memicu jerawat, keriput dini, atau tampilan kulit kusam.
4. Mood Swing dan Kesulitan Fokus
Fluktuasi gula darah bisa menyebabkan perubahan suasana hati, mudah marah, serta kesulitan berkonsentrasi atau merasa “brain fog.”
5. Penglihatan Kabur
Cairan dalam lensa mata bisa berubah karena kadar gula yang tinggi, menyebabkan pandangan menjadi kabur sementara.
6. Sering Sakit Kepala atau Migren
Perubahan gula darah yang drastis dan dehidrasi dari sering kencing biasanya memicu sakit kepala atau migrain.
7. Masalah Gigi & Mulut
Gula memberi makan bakteri penyebab plak dan kerusakan gigi, sehingga gigi mudah berlubang atau gusi meradang.
8. Risiko Penyakit Kronis Meningkat
Kebiasaan gula tinggi signifikan meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya seiring waktu.
Catatan Kesehatan
Beberapa gejala di atas bisa saja muncul secara bersamaan atau bertahap, tergantung seberapa tinggi konsumsi gula dan kondisi kesehatan individu. Bila kamu mengalami beberapa tanda ini secara terus-menerus, pertimbangkan untuk konsultasi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan gula darah. Deteksi dini dapat membantu mencegah masalah lebih serius seperti diabetes kronis dan komplikasinya.
***
Tim Redaksi.