Notification

×

Iklan

Iklan

Honda CB500 Super Four Bangkitkan Legenda: Empat Silinder Klasik dengan Teknologi Zaman Baru

Minggu, 04 Januari 2026 | 16.23 WIB Last Updated 2026-01-04T09:24:44Z
Foto, tampak lampu belakang Honda CB500 Super Four.


Queensha.id - Otomotif,


Kemunculan Honda CB500 Super Four di ajang Chongqing Motor Show, China, langsung mencuri perhatian publik otomotif. Banyak yang menilainya sebagai penerus spiritual CB400 Super Four, motor legendaris yang pernah menjadi ikon moge empat silinder bergaya naked klasik. Bukan tanpa alasan, Honda seolah sengaja membangkitkan kembali DNA Super Four yang selama ini dirindukan para penggemar.


Daya tarik utama CB500 Super Four terletak pada sektor mesin. Berbeda dari lini CB500 lain yang mengandalkan mesin dua silinder, model ini justru dibekali mesin baru 502 cc DOHC empat silinder segaris. Konfigurasi tersebut menghadirkan karakter suara halus dan respons khas motor empat silinder, nuansa yang selama ini dianggap “hilang” di kelas menengah.


Meski tak lagi mengusung teknologi Hyper VTEC seperti generasi lawas, Honda tetap menyuntikkan teknologi modern. Motor ini telah dibekali throttle-by-wire, lima mode berkendara yakni Sport, Urban, Rain, serta dua mode kustom hingga fitur E-Clutch. Teknologi E-Clutch memungkinkan perpindahan gigi tanpa menarik tuas kopling, fitur yang sangat relevan untuk penggunaan harian, terutama di lalu lintas perkotaan yang padat.


Secara desain, CB500 Super Four tetap setia pada gaya retro. Namun, sentuhan modern terasa di hampir seluruh detail. Lampu depan dan belakang kini sudah full LED. Lampu belakang mempertahankan desain bulat ganda khas Super Four klasik, tetapi dengan pencahayaan yang lebih terang dan tajam. Sementara lampu depan bulat ikonik tetap dipertahankan sebagai identitas utama.



Tangki bahan bakar tampil kekar dengan garis desain sederhana namun tegas, memperkuat kesan naked bike klasik. Jok dirancang meruncing ke bagian depan untuk memudahkan kaki pengendara menapak ke aspal, menjadikannya lebih ramah untuk penggunaan harian.


Di area kokpit, Honda membekali CB500 Super Four dengan panel instrumen TFT berwarna 5 inci yang sudah mendukung konektivitas smartphone melalui sistem Honda RoadSync. Kombinasi ini menegaskan bahwa motor bergaya klasik pun tetap relevan dengan kebutuhan era digital.


Untuk pilihan warna, Honda menawarkan tiga opsi: Digital Silver yang tampil bersih dan modern, Fire Red dengan karakter sporty khas Honda, serta Night Black yang memberikan kesan agresif sekaligus elegan.


Honda dijadwalkan mulai memasarkan CB500 Super Four di China pada awal musim semi 2026. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi terkait pemasaran global. Namun, kabar yang beredar menyebut Honda tengah menyiapkan versi 400 cc untuk pasar Jepang dan negara lain.


Jika versi 400 cc tersebut benar-benar terealisasi, peluang masuknya motor ini ke Indonesia terbuka lebar. Bukan tidak mungkin PT Astra Honda Motor (AHM) akan mempertimbangkannya sebagai “obat rindu” bagi penggemar moge empat silinder dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan kelas 600 cc ke atas. Satu hal yang pasti, Honda CB500 Super Four telah menyalakan kembali bara legenda yang sempat redup.


***
Tim Redaksi.