Notification

×

Iklan

Iklan

Jangan Tertipu Jaket Palsu: Panduan Mengenali The North Face Asli di Tengah Banjir Produk Tiruan

Jumat, 09 Januari 2026 | 20.38 WIB Last Updated 2026-01-09T13:43:10Z
Foto, jaket bermerek The North Face (TNF) asli 




Queensha.id - Fashion,


Membeli jaket The North Face (TNF) bukan sekadar soal gaya, melainkan investasi untuk kenyamanan dan perlindungan tubuh, terutama saat cuaca dingin atau aktivitas luar ruang. Dengan material berkualitas tinggi dan teknologi mutakhir, produk TNF dikenal tangguh dan fungsional. 


Namun, popularitas global merek asal Amerika Serikat ini justru memunculkan persoalan serius yaitu maraknya jaket palsu yang beredar bebas di pasaran.


Fenomena ini membuat konsumen berada di posisi rentan. Sekilas tampilan jaket tiruan terlihat meyakinkan, bahkan dijual dengan harga mendekati produk asli. Padahal, kualitas dan fungsinya jauh dari standar yang dijanjikan. Untuk itu, konsumen perlu lebih cermat sebelum membeli.


Berikut panduan penting membedakan jaket The North Face asli dan palsu, dirangkum dari berbagai sumber tepercaya dan pengamatan produk resmi.


Material Jadi Penentu Utama

Keunggulan utama jaket TNF terletak pada materialnya. Produk asli dirancang dengan fungsi spesifik, seperti tahan air, tahan angin, dan tetap breathable. Teknologi seperti GORE-TEX® dan DryVent™ menjadi ciri khas jaket teknis TNF. Bahan aslinya terasa kokoh namun lentur, tidak panas saat dipakai.


Sebaliknya, jaket palsu umumnya menggunakan bahan PVC atau nilon murah. Akibatnya, jaket terasa pengap dan tidak memiliki sirkulasi udara yang baik.
Pada seri ikonik seperti Nuptse, TNF menggunakan bulu angsa asli bersertifikasi Responsible Down Standard (RDS). 


Jaket asli tampak mengembang ringan dan cepat kembali ke bentuk semula setelah ditekan. Versi palsu biasanya berat, gumpalan tidak merata, dan tidak mengembang sempurna.


Logo dan Branding Tak Bisa Dibohongi


Logo “Half Dome” menjadi indikator visual paling mudah dikenali. Pada jaket asli, setiap lengkungan logo dijahit presisi dan terpisah, tanpa benang menyambung antarhuruf. Ketebalan huruf konsisten dan jaraknya rapi.


Produk palsu sering menunjukkan jahitan kasar, lengkungan tidak simetris, bahkan posisi logo yang miring. Kesalahan kecil ini sering luput dari perhatian pembeli awam.


Jahitan Rapi dan Berlapis Pelindung


Jaket The North Face asli melewati quality control ketat. Jahitan di area bahu, ketiak, dan saku terlihat lurus, rapat, dan tanpa benang terlepas. Untuk jaket waterproof, terdapat lapisan tape pelindung di balik jahitan agar air tidak merembes.
Sebaliknya, jaket palsu kerap membiarkan bagian dalam jahitan terbuka tanpa pelindung.


Hardware Jadi Detail Kunci



TNF asli hampir selalu menggunakan zipper YKK dengan grafir halus dan tarikan yang mulus. Zipper puller biasanya memiliki logo TNF timbul dengan detail tajam. Kancing, cord lock, dan stopper terasa solid dan tidak ringkih.


Pada produk tiruan, hardware sering menjadi titik lemah: tarikan macet, logo buram, dan material mudah rusak.


Hologram, Kode Produk, dan Hang Tag



Untuk produk keluaran 2010 ke atas, label hologram menjadi penanda penting. Hologram asli memantulkan warna pelangi dinamis dan memiliki potongan mikro di tepinya. Produk palsu sering hanya menempelkan stiker mengkilap biasa.



Kode produk pada jaket asli dicetak rapi dengan huruf tipis dan rapat di atas label putih bersih. Versi palsu biasanya berwarna krem dengan tekstur berbeda.
Sementara itu, hang tag asli berwarna biru tua agak pudar dengan kualitas cetak tinggi. Pada produk palsu, warna cenderung lebih gelap dan detail gambar tampak buram.


Waspada Sebelum Membeli

Maraknya produk tiruan menuntut konsumen lebih kritis. Harga miring dengan klaim “ori” patut dicurigai. Untuk menghindari penipuan, pembelian disarankan dilakukan melalui butik resmi atau website tepercaya.


Di tengah tren gaya hidup luar ruang yang terus meningkat, kehati-hatian menjadi kunci. Mengenali detail jaket The North Face bukan hanya soal keaslian merek, tetapi juga soal keselamatan dan kenyamanan penggunanya.


***

Tim Redaksi.