| Foto, Aris Wibawa, atlet renang, asal Desa Batealit, Jepara tampil gemilang di kolam renang dengan mempersembahkan dua medali pada nomor SB7, masing-masing medali emas pada 100 meter gaya dada serta medali perak pada 200 meter gaya dada. |
Queensha.id - Jepara,
Jepara kembali menorehkan tinta emas di panggung olahraga internasional. Dua atlet terbaik putra daerah Kabupaten Jepara sukses mengharumkan nama bangsa dengan menyumbangkan tiga medali pada ajang ASEAN Para Games di Thailand.
Prestasi ini bukan sekadar angka di papan klasemen, melainkan momen kebanggaan saat Bendera Merah Putih berkibar dan Lagu Indonesia Raya menggema di negeri orang.
Aris Wibawa, Raja Gaya Dada SB7
| Foto, Aris Wibawa, atlet renang, asal Desa Batealit, Jepara tampil gemilang di kolam renang dengan mempersembahkan dua medali pada nomor SB7, masing-masing medali emas pada 100 meter gaya dada serta medali perak pada 200 meter gaya dada. |
Cabang para renang menjadi salah satu penyumbang prestasi melalui Aris Wibawa, atlet asal Desa Batealit. Tampil gemilang di kolam renang, Aris mempersembahkan medali emas nomor 100 meter gaya dada SB7 serta medali perak nomor 200 meter gaya dada SB7. Dua keping medali tersebut menegaskan kapasitas Aris sebagai salah satu atlet para renang terbaik di Asia Tenggara— yang merupakan hasil dari latihan disiplin dan konsistensi yang teruji.
| Foto, Subhan, sukses meraih medali emas pada nomor tunggal SH6, sekaligus kembali mengumandangkan Indonesia Raya di arena pertandingan. |
Tak kalah membanggakan, cabang para badminton menyumbang medali emas melalui Subhan, atlet asal Desa Wedelan, Kecamatan Bangsri. Dengan performa impresif dan mental juara, Subhan menaklukkan nomor tunggal SH6, kembali mengumandangkan Indonesia Raya di arena pertandingan. Kemenangan ini mempertegas karakter pantang menyerah dan fokus tinggi yang menjadi ciri khas atlet Jepara.
Apresiasi NPCI Jepara
Ketua NPCI Kabupaten Jepara, Asrori, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian luar biasa tersebut. Menurutnya, prestasi para atlet adalah buah dari kerja keras, latihan terstruktur dan terprogram, serta disiplin tinggi yang dijalani secara konsisten.
“Ini kebanggaan bukan hanya bagi Jepara, tetapi juga Indonesia. Mengibarkan Merah Putih dan mengumandangkan Indonesia Raya di negeri orang adalah kehormatan tertinggi bagi seorang atlet. Prestasi ini layak mendapat apresiasi dan menjadi inspirasi bagi generasi muda,” ujar Asrori, yang juga berkiprah sebagai staf di Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara dan dipercaya memimpin organisasi profesi di tingkat provinsi.
Keterbatasan Bukan Penghalang
Torehan ini kembali membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi tertinggi. Semangat, kerja keras, dan dedikasi putra-putra terbaik Jepara mampu menembus batas, mengharumkan nama daerah dan bangsa di mata dunia.
Jepara tidak hanya dikenal sebagai Kota Ukir, tetapi juga sebagai lumbung atlet berprestasi yang sanggup berdiri sejajar di pentas internasional dengan Merah Putih berkibar dan Indonesia Raya menggema.
***
Sumber: SB.
Tim Redaksi.