Queensha.id - Jepara,
Sebuah rumah warga di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, ludes dilalap api pada Selasa pagi. Peristiwa kebakaran itu menimpa rumah milik Nanang Khosim (45) yang berlokasi di RT 3 RW 3 sekitar pukul 05.00 WIB, Jum'at (9/1/2026) saat aktivitas warga baru saja dimulai.
Kebakaran bermula ketika pemilik rumah memindahkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dari jeriken ke botol eceran. Nahas, api tiba-tiba menyambar BBM yang mudah terbakar tersebut dan dengan cepat membesar.
Kapolsek Kedung AKP Dasiyo menjelaskan, korban sempat berupaya memadamkan api dengan air. Namun, kobaran api justru semakin menjalar dan sulit dikendalikan.
“Api menyala dan menyambar BBM. Korban sempat berusaha memadamkan dengan air, tetapi api cepat membesar sehingga korban menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Jepara dan melaporkan kejadian ke Polsek Kedung,” ujar AKP Dasiyo, Jum'at (9/1).
Sementara itu, Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Albertus Kurniawan, mengungkapkan bahwa saat kejadian, kondisi listrik di rumah korban sedang padam. Untuk penerangan, korban menyalakan lilin, yang kemudian menjadi pemicu utama kebakaran.
“Saat listrik mati, pemilik rumah mengisi bensin eceran di dekat lilin yang menyala. Api kemudian membakar dua sepeda motor dan merambat hingga menghanguskan rumah,” jelas Albert.
Akibat kejadian tersebut, dua unit sepeda motor ikut hangus terbakar, yakni Honda Vario bernomor polisi K-6852-AVC warna hitam dan Yamaha Mio Sporty yang berada di ruang tamu.
Petugas pemadam kebakaran menerjunkan dua unit armada dari Mako 113 dan Pos Kalinyamatan beserta empat personel untuk menjinakkan amukan si jago merah.
“Unit yang diberangkatkan ada dua. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.25 WIB,” tambah Albert.
Beruntung, dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah dengan luas sekitar 10 x 4 meter persegi tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas dengan bahan mudah terbakar, terlebih ketika listrik padam dan menggunakan sumber api terbuka.
***
Tim Redaksi.