Queensha.id - Otomotif,
Dunia skutik retro tak lagi sekadar soal nostalgia. Di tengah tren desain klasik yang kini dipadukan teknologi mutakhir, NEW HONDA SCOOPY ROADSYNC 125 hadir sebagai penanda perubahan arah yang tegas. Honda seolah ingin berkata lantang: retro tak harus tertinggal zaman.
Scoopy yang selama ini dikenal sebagai skutik santai, modis, dan ramah pemula, kini tampil dengan karakter baru.
Tubuhnya terasa lebih berisi, desainnya lebih dewasa, dan fitur yang disematkan menempatkannya jauh dari label skutik entry level. Ini bukan sekadar pembaruan, melainkan reposisi.
Retro yang Tak Lagi Ringkih
Secara visual, DNA Scoopy masih terjaga kuat. Garis bodi membulat tetap mendominasi, namun proporsinya kini lebih tebal dan solid. Kesan imut perlahan bergeser menjadi premium dan berotot, tanpa kehilangan identitas retro yang sudah melekat sejak lama.
Lampu depan bulat berteknologi full LED menjadi pusat perhatian, berpadu harmonis dengan fascia membulat dan spion klasik. Di bagian belakang, Honda memberi sentuhan tegas dengan desain lampu yang lebih besar—berbeda dari gaya retro Eropa, namun justru memperkuat karakter khas Jepang.
Mesin Bukan untuk Pamer, Tapi Tepat Guna
Di balik tampilan kalem, Scoopy RoadSync 125 dibekali mesin 125 cc satu silinder dengan tenaga sekitar 7 dk dan torsi 10 Nm. Angka ini memang bukan untuk adu kencang, tetapi sangat ideal untuk mobilitas perkotaan.
Respons gas dibuat halus, nyaman di lalu lintas padat, dan tetap irit berkat teknologi eSP. Karakter mesin yang bersahabat membuat skutik ini cocok untuk lintas generasi pengendara muda hingga pengguna berpengalaman.
Skutik yang Ramah Content Creator
Di sinilah Scoopy benar-benar mengejutkan pasar. Honda menyematkan kamera DJI Osmo terintegrasi, fitur yang jarang bahkan nyaris tak ada di kelas skutik retro. Melalui sistem RoadSync, kamera ini terhubung langsung dengan smartphone, memungkinkan pengendara merekam perjalanan secara praktis.
Scoopy kini bukan hanya alat transportasi, tetapi juga alat produksi konten. Sebuah pendekatan baru yang jelas menyasar gaya hidup digital generasi masa kini.
Kokpit Digital, Pengalaman Baru
Panel instrumen TFT full color menjadi pusat kendali kendaraan. Bukan sekadar penunjuk kecepatan, layar ini menampilkan navigasi, notifikasi ponsel, hingga informasi kondisi motor. Konektivitas menjadi bagian dari pengalaman berkendara, tanpa terasa rumit.
Honda tampak berhasil menghadirkan teknologi canggih tanpa membuat Scoopy kehilangan sifatnya yang ramah pengguna.
Keyless, NFC, dan Keamanan
Teknologi keyless berbasis NFC membuat Scoopy RoadSync terasa futuristik. Tanpa anak kunci konvensional, motor dapat diaktifkan dengan perangkat yang telah terdaftar. Praktis sekaligus meningkatkan keamanan.
Sistem pengereman CBS dan IBS, suspensi nyaman, serta ergonomi santai tetap menjadi prioritas. Teknologi boleh maju, tetapi rasa aman dan nyaman tidak ditinggalkan.
Lebih Mahal, Tapi Masuk Akal
Dengan banderol di kisaran Rp27 jutaan, Scoopy RoadSync 125 memang lebih mahal dari Scoopy 110 cc. Namun tambahan mesin lebih besar, fitur digital, kamera terintegrasi, panel TFT, hingga NFC membuat selisih harga tersebut terasa logis.
Jika benar-benar masuk pasar Indonesia, motor ini berpotensi membuka segmen baru: skutik retro modern berteknologi tinggi.
NEW HONDA SCOOPY ROADSYNC 125 bukan sekadar Scoopy versi besar. Ia adalah evolusi cara pandang terhadap skutik retro merupakan perpaduan desain klasik dan teknologi masa depan. Kini tinggal satu pertanyaan besar: beranikah Honda membawanya ke Indonesia dan membiarkan pasar menentukan, apakah ini Scoopy paling relevan sepanjang masa?
***