Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Jepara Tewas di Tikungan Kalimalang Semarang, Kecelakaan Motor vs Truk Dump

Jumat, 23 Januari 2026 | 00.06 WIB Last Updated 2026-01-22T17:11:00Z
Foto, anggota Polantas Semarang menunjukkan lokasi kejadian kecelakaan.



Queensha.id – Semarang,


Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan raya Jambu–Ambarawa, tepatnya di tikungan Kalimalang, Desa Kelurahan, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Insiden ini melibatkan sepeda motor dan sebuah truk dump, mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban meninggal diketahui merupakan pembonceng sepeda motor. 


Sementara pengemudi motor mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD dr Gunawan Mangunkusumo Ambarawa untuk mendapatkan perawatan intensif.


Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, membenarkan adanya satu korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


“Korban meninggal dunia adalah pembonceng sepeda motor. Sedangkan pengemudinya mengalami luka dan sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar AKP Lingga dalam keterangan tertulisnya.


Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani, menjelaskan kronologi awal kejadian. Sepeda motor bernomor polisi K 3021 BEC yang dikemudikan Fairuz (21), warga Kabupaten Jepara, melaju dari arah Magelang menuju Ambarawa.


“Saat sampai di tikungan Kalimalang dengan kondisi jalan menurun, pengendara sepeda motor terlalu melambung hingga melewati marka jalan,” ungkap Iptu Handriani.


Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, muncul truk dump bernomor polisi H 9657 NA yang dikemudikan M Roky (23), warga Kabupaten Demak. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. 


Benturan keras terjadi di bagian depan kanan truk. Akibat kecelakaan tersebut, pembonceng sepeda motor bernama Dimas (18), warga Kabupaten Jepara, meninggal dunia di tempat kejadian perkara.


Polisi masih mendalami penyebab pasti sepeda motor melaju terlalu melebar di tikungan tersebut. “Apakah saat itu pengendara sedang mendahului kendaraan lain atau faktor lain, masih dalam penyelidikan,” tambah Iptu Handriani.


Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh petugas. Namun hingga kini, pengemudi sepeda motor belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis.


Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko kecelakaan di jalur Jambu–Ambarawa, terutama di titik-titik tikungan dengan kondisi jalan menurun. Kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk selalu waspada, mengurangi kecepatan, dan mematuhi marka jalan demi keselamatan bersama.


***
Tim Redaksi.