Notification

×

Iklan

Iklan

Bukan Soal Nilai Sekolah, Ini Tanda Kecerdasan Seseorang yang Sering Tak Disadari

Minggu, 22 Februari 2026 | 01.38 WIB Last Updated 2026-02-21T18:38:50Z
Foto, ilustrasi gambaran seseorang yang IQ rendah.



Queensha.id — Edukasi Sosial,


Kecerdasan seseorang kerap diukur dari nilai akademik atau gelar pendidikan. Namun para ahli menilai, kecerdasan tidak hanya soal angka IQ, melainkan cara seseorang berpikir, bersikap, dan mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari.


Pengamat sosial Indonesia, Rhenald Kasali, menyebut kecerdasan modern justru terlihat dari kemampuan beradaptasi, mengendalikan emosi, serta kemauan belajar sepanjang hidup.


“Kecerdasan bukan bawaan lahir semata. Ia berkembang melalui kebiasaan berpikir dan lingkungan sosial,” ujarnya dalam berbagai forum pendidikan, dikutip dari berbagai sumber.


Kecerdasan Seseorang Terlihat Dari Hal Ini

Beberapa indikator kecerdasan yang sering tampak dalam kehidupan nyata antara lain:

1. Mampu mendengar sebelum berbicara.

2. Tidak mudah tersulut emosi.

3. Mau menerima kritik.

4. Berpikir sebelum bertindak.

5. Bisa memahami sudut pandang orang lain.

6. Gemar belajar hal baru.

7. Tidak cepat merasa paling benar.

8. Mampu menyelesaikan masalah secara logis.


Kecerdasan sejati sering kali terlihat dari kedewasaan berpikir, bukan sekadar kemampuan menghafal.


10 Ciri-Ciri Orang dengan Pola Pikir IQ Rendah

Para pakar psikologi sosial menilai istilah “IQ rendah” lebih tepat dipahami sebagai pola pikir yang belum berkembang, bukan label permanen.


Berikut ciri yang sering muncul:

1. Sulit menerima pendapat berbeda.

2. Mudah menyalahkan orang lain.

3. Tidak mau belajar hal baru.

4. Mengambil keputusan tanpa berpikir panjang.

5. Emosi lebih dominan daripada logika.

6. Mudah percaya informasi tanpa cek fakta.

7. Sering meremehkan orang lain.

8. Tidak mampu mengelola waktu.

9. Takut berubah atau keluar dari zona nyaman.

10. Merasa sudah tahu segalanya.


Menurut pengamat pendidikan Najelaa Shihab, pola pikir seperti ini bukan berarti seseorang tidak cerdas, melainkan belum terbiasa menggunakan kemampuan berpikir kritis.


Cara Meningkatkan Kecerdasan dan Melatih IQ

Kabar baiknya, kecerdasan dapat dilatih. Otak manusia memiliki kemampuan neuroplastisitas, yaitu kemampuan berkembang sepanjang hidup.


Langkah yang bisa dilakukan:

1. Membaca setiap hari.

2. Berdiskusi dengan orang berbeda pandangan.

3. Melatih fokus dan manajemen emosi.

4. Mengurangi konsumsi informasi negatif.

5. Rajin berolahraga dan tidur cukup.

6. Belajar keterampilan baru.

7. Melatih logika melalui permainan strategi.

8. Berani mengakui kesalahan.

9. Menulis dan merefleksikan pengalaman.

10. Bergaul dengan lingkungan positif.


Pandangan Pengamat Sosial Indonesia

Sosiolog Indonesia, Musni Umar, menilai kecerdasan masyarakat saat ini sangat dipengaruhi budaya digital.


Menurutnya, banjir informasi membuat masyarakat harus meningkatkan literasi agar tidak mudah terjebak hoaks dan provokasi.


“Orang cerdas bukan yang paling banyak bicara, tetapi yang mampu memilah informasi dan mengambil keputusan bijak,” ujarnya.


Pada akhirnya, kecerdasan bukan soal siapa paling pintar, melainkan siapa yang terus mau berkembang. IQ dapat diasah, karakter dapat dibentuk, dan pola pikir selalu bisa diperbaiki selama seseorang memiliki kemauan belajar.


***
Tim Redaksi.