Notification

×

Iklan

Iklan

Dari Nagari Balai Gurah ke Panggung Dunia: Yeli Putriyani, Wisudawati Terbaik Al Azhar Kairo yang Membanggakan Indonesia

Selasa, 24 Februari 2026 | 10.41 WIB Last Updated 2026-02-24T03:42:53Z
Foto, Yeli Putriyani, wisudawati terbaik di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.


Queensha.id — Jakarta,


Nama Yeli Putriyani mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Sosok perempuan muda asal Sumatera Barat itu viral setelah dinobatkan sebagai wisudawati terbaik di Universitas Al-Azhar Kairo, salah satu perguruan tinggi Islam paling bergengsi di dunia.


Di balik prestasi internasional tersebut, Yeli ternyata berasal dari Nagari Balai Gurah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat — sebuah daerah yang kini ikut menjadi sorotan publik nasional.


Putri Daerah dari Keluarga Sederhana

Berdasarkan penelusuran langsung wartawan ke kampung halaman Yeli, diketahui bahwa ia merupakan anak sulung dari tiga bersaudara pasangan Yani Sutan Bagindo dan Yulianah. Meski lahir di Sukabumi saat orang tuanya merantau, Yeli tumbuh dan besar di Balai Gurah.
Kedua orang tuanya menegaskan pentingnya pelurusan informasi yang beredar di media sosial, termasuk kesalahan penulisan nama maupun asal daerah.


“Nama yang benar adalah Yeli Putriyani, bukan Yeli Putriani. Yeli berarti putri dari Yani,” ungkap sang ayah, menekankan identitas asli putrinya dengan penuh haru.


Perjalanan Ilmu dari Surau ke Dunia Internasional

Sejak kecil, Yeli dikenal tekun menimba ilmu agama. Ia mengawali pendidikan di TK dan SD di Balai Gurah sebelum melanjutkan studi ke Pondok Pesantren Modern Sumatera Thawalib Parabek.
Semangat belajarnya mengantarkan Yeli lolos seleksi ketat mahasiswa Indonesia menuju Universitas Al Azhar Kairo melalui jalur Kementerian Agama Republik Indonesia dengan dukungan beasiswa dari BAZNAS.


Prestasi akademiknya semakin bersinar ketika ia berhasil menyelesaikan program sarjana (S1) pada November 2025 dengan predikat wisudawati terbaik. Saat ini, Yeli bahkan telah melanjutkan studi magister (S2) di kampus yang sama sejak Desember 2025.


Hafidzah yang Mengharumkan Nama Bangsa

Bukan hanya unggul secara akademik, Yeli juga dikenal sebagai hafidzah Al-Qur’an. Ia telah menghafal 29 juz Al-Qur’an dan aktif mengikuti berbagai kompetisi tahfidz tingkat nasional hingga internasional.
Salah satu momen yang dikenang keluarga terjadi saat Yeli masih menjadi santri dan mengikuti tabligh akbar yang menghadirkan dai nasional Adi Hidayat.


Saat itu, Yeli berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat dan mendapatkan apresiasi langsung berupa hadiah serta motivasi untuk menuntaskan hafalan 30 juz.


Prestasi lain yang diraih antara lain juara pertama lomba tahfidz tingkat Sumatera Barat hingga kemenangan dalam kompetisi tahfidz internasional di Kairo yang diikuti peserta dari puluhan negara.


Inspirasi Generasi Muda Indonesia

Kisah Yeli Putriyani menjadi bukti bahwa latar belakang sederhana bukan penghalang untuk menembus panggung dunia. Ketekunan, dukungan keluarga, serta kecintaan terhadap ilmu agama menjadi fondasi perjalanan suksesnya.


Keluarga berharap masyarakat Indonesia turut mendoakan agar Yeli mampu menyelesaikan studi magister dengan hasil terbaik, bahkan melanjutkan pendidikan doktoral (S3) di Universitas Al Azhar Kairo.


Dari sebuah nagari di kaki Bukit Barisan, lahir sosok perempuan muda yang tidak hanya membawa nama daerahnya, tetapi juga mengharumkan Indonesia di kancah internasional.


***
Tim Redaksi.