Queensha.id – Jepara,
Pertarungan panas dipastikan tersaji di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu malam (21/2/2026). Persijap Jepara yang masih terjebak di zona merah klasemen akan menghadapi ujian berat melawan raksasa Jawa Timur, Persebaya Surabaya.
Di atas kertas, duel ini tampak seperti pertarungan timpang. Persijap berada di peringkat ke-17, sementara Persebaya nyaman di lima besar. Namun, statistik kandang justru membuat laga ini sulit diprediksi.
GBK Jadi Benteng Menakutkan
Stadion Stadion Gelora Bumi Kartini kembali menjadi harapan Laskar Kalinyamat. Pada putaran kedua musim ini, Persijap mencatat rekor sempurna di kandang.
Tim-tim kuat seperti PSM Makassar dan Madura United bahkan harus pulang tanpa poin setelah tumbang di Jepara. Atmosfer stadion yang penuh tekanan membuat GBK kerap disebut sebagai stadion “angker” bagi tim tamu.
Dukungan suporter diprediksi kembali menjadi faktor pembeda malam nanti.
Persebaya Datang dengan Luka
Skuad Bajul Ijo datang bukan tanpa tekanan. Kekalahan tipis dari Bhayangkara FC di laga sebelumnya membuat Persebaya wajib bangkit.
Pelatih Bernardo Tavares dituntut segera mengembalikan performa timnya demi menjaga peluang bersaing di papan atas. Jadwal berat sudah menanti, termasuk laga besar melawan Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Kapten sekaligus motor serangan Bruno Moreira dipastikan menjadi tumpuan utama untuk membongkar pertahanan tuan rumah.
Duel Strategi: Serangan Cepat vs Disiplin Bertahan
Persijap diperkirakan mengandalkan tajamnya penyerang anyar Iker Guarrotxena sebagai ujung tombak serangan. Permainan direct dan agresif menjadi senjata utama tim tuan rumah untuk mencuri momentum.
Di kubu Persebaya, kreativitas Francisco Rivera serta kecepatan Gali Freitas diyakini bakal menjadi ancaman serius bagi lini belakang Persijap.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Bagi Persijap, kemenangan adalah napas tambahan untuk keluar dari jurang degradasi. Sementara bagi Persebaya, kemenangan menjadi harga mati demi menjaga asa juara.
Misi Bertahan atau Misi Menghancurkan?
Dengan perbedaan posisi klasemen yang jauh, pertandingan ini menyimpan satu pertanyaan besar: apakah keangkeran Bumi Kartini kembali memakan korban, atau Bajul Ijo berhasil membawa pulang poin penuh dari Jepara?
- Kick Off: 20.30 WIB.
Satu hal pasti untuk malam ini, Stadion Gelora Bumi Kartini kembali menjadi panggung pertaruhan harga diri.
***
Suara Jepara.
Tim Redaksi.